Isu Makar

Pemuda yang Ancam Penggal Kepala Jokowi, Diserahkan ke Kejaksaan

Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah melakukan pelimpahan tahap kedua dalam kasus dugaan makar dengan tersangka Hermawan Susanto (25).

Pemuda yang Ancam Penggal Kepala Jokowi, Diserahkan ke Kejaksaan
Twitter @yusuf_dumdum/Instagram @jokowi
Hermawan Susanto alias HS (25), pemuda yang mengancam penggal kepala Presiden Jokowi lewat videonya yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. 

"Ia kabur dari rumahnya dan melarikan diri ke rumah Budenya di Parung saat kami amankan," kata Ade.

Menurut Ade, tersangka mengaku ia menyampaikan kata-kata seperti dalam video yang akhirnya diserbarkan oleh seorang oerempyan yang akhirnya viral.

 Inilah Penyakit yang Diderita BJ Habibie Sebelum Meninggal, Sempat Ditangani 44 Dokter Spesialis

"Terhadap tersangka kami jerat Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP tentang makar dalam hal ini mengancam hendak membunuh presiden serta Pasal 336 KUHP dan atau Pasal 27 ayat 4 junto pasal 45 ayat 1 UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI no 11 tahun 2008 tentang ITE," kata Ade.

Dimana ancaman hukuman maksimalnya adalah pidana mati, penjara seumur hidup atau pidana penjara 15 tahun.

Menurut Ade, tersangka sendiri sudah mengakui bahwa benar dirinyalah yang ada di video itu dan mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi.

Dari tangan pelaku katanya dimankan barang bukti berupa pakaian yang digunakan saat mengucapkan pengancaman seperti dalam video, yakni mulai dari baju dan jaket, penutup kepala dan tas.

 Kecewa Jokowi Kirim Surpres ke DPR, Agus Rahardjo: KPK Harus Diubah Jadi Komisi Pencegahan Korupsi

Seperti diketahui sebuah video viral sempat menghebohkan beberapa waktu lalu, dilakukan HS.

Dimana ia melakukan pengancaman pembunuhan terhadap Presiden RI dengan mengucapkan kata-kata 'Dari Poso nich, siap penggal kepala Jokowi, Jokowi siap lehernya kita penggal kepalanya demi Allah'.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved