Jakarta

Pelanggar Lalin yang Ditilang dalam Operasi Patuh Jaya 2019, Meningkat 63 Persen

Jumlah pengendara yang melanggar lalu lintas dan ditilang selama 2 pekan Operasi Patuh Jaya 2019, meningkat 63,29 persen dibanding tahun 2018.

Jumlah pengendara yang melanggar lalu lintas dan ditilang selama 2 pekan Operasi Patuh Jaya 2019, meningkat 63,29 persen dibanding Operasi Patuh Jaya 2018 lalu.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat dalam Operasi Patuh Jaya 2019 yang digelar mulai 29 Agustus hingga 11 September, tercatat ada 114.673 pengendara yang ditilang.

Sementara dalam Operasi Patuh Jaya 2018 pengendara yang ditilang sebanyak 70.226 orang.

"Ini berarti pelanggar lalin yang ditilang dalam operasi ini tahun ini, naik 63,29 persen atau bertambah 44.447 tilang, dibanding tahun 2018 lalu," kata Kasubdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir, Jumat (13/9/2019).

Ia menjelaskan dari 114.673 pengendara yang ditilang kali ini masih didominasi oleh pengendara kendaraan roda dua, yakni sebanyak 84.750 .

 Xanana Gusmao Cium Kening Habibie, Kisah Timor Leste Tunjukkan Habibie Tak Tergiur Kekuasaan

 MAHFUD MD Sebut Aneh Jika Presiden Keluarkan Supres Terkait Revisi UU KPK, Sebut Dasarnya UU Ini

 IRJEN Firli Jadi Ketua KPK, Fahri Hamzah Langsung Bikin Kultwit: yang Masih Bergaya LSM Keluar!

 Detik-detik BJ Habibie Meninggal Dunia, Cucu Keponakan Melanie Subono: Eyang Pergi dengan Tenang

Sedangkan pengendara mobil yang ditilang sebanyak 29.923.

"Jenis pelanggaran yang paling banyak terjadi dalam operasi ini ialah sepeda motor yang melawan arus sebanyak 36.876, lalu pengendara motor tak memakai helm sebanyak 7.157 pelanggaran, kendaraan pribadi yang memakai strobo 72, dan sisanya karena kurangnya kelengkapan administrasi berkendara seperti SIM dan STNK," papar Nasir.

Dalam operasi kali ini menurut Nasir pihaknya menilang dengan menyita SIM sebanyak 55.817 dsm STNK 58.627.

"Lalu kendaraan sebanyak 229 unit yang kami sita, karena pengendaranya tak memiliki SIM dan tak membawa STNK kendaraam," kata Nasir.

 Siswa Bawa Golok saat Ambil HP yang Disita Viral, Guru: Saya Kembalikan daripada Kehilangan Nyawa

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved