Jelang Pilkada 2020

Hasil Survei, Warga Depok Menginginkan Pemimpin Milenial

Dari hasil survei tersebut, warga tidak memedulikan asal usul si pemimpin, terpenting mampu menyelesaikan masalah kehidupan perkotaan di Depok.

Hasil Survei,  Warga Depok Menginginkan Pemimpin Milenial
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
DR. Devie Rahmawati, S.Sos., M.Hum saat memresentasikan hasil survey yang dilakukan Klinik Digital Vokasi Universitas Indonesia, bersama Depok 24 Jam terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok 2020 di kawasan Margonda, Depok, Jumat (13/9/2019). 

Respon masyarakat Kota Depok terhadap elektabilitas partai sangat kecil, hanya dua persen.

Dalam memilih calon walikota pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang, mereka tidak mempedulikan partai pengusung,  atau asal daerahnya. 

Sosoknya bisa siapa saja.

Hal itu disampaikan Dr  Devie Rahmawati, S.Sos., M.Hum saat memaparkan hasil survei yang dilakuakn Klinik Digital Vokasi Universitas Indonesia dan Depok 24 Jam, terkait Pilkada Depok 2020, Jumat (13/9/2019).

Balkonjazz Festival 2019 Menghadirkan Kearifan Lokal di Balkondes yang Ada di Kawasan Borobudur

"Dari hasil survei tersebut, warga tidak memedulikan asal usul si pemimpin, terpenting mampu menyelesaikan masalah kehidupan perkotaan di Depok seperti masalah kriminalitas, pendidikan, sampah. Tidak perduli dia dari kalangan manapun (partai dan non partai) , atau bukan orang Depok asli yang terpenting mampu menjawab pertanyaan tadi," ujar Devie kepada wartawan di kawasan Margonda, Depok, Jumat (13/9/2019).

Melalui survei dengan metode  kualitatif melalui Google form, dan berhasil menjaring 2.800 responden selama satu bulan, itu 
juga memunculkan hasil terkait kepuasan akan kepemerintahan yang hanya berada di angka dua persen.

Artinya, banyak ketidak puasan masyarakat terhadap pemerintah saat ini.

Oleh sebab itu, Devie mengatakan, Kota Depok kini butuh sosok baru yang penuh dengan gagasan dan mendukung kaum milenial.

(Breaking News) Garuda Indonesia Pembawa Jamaah Haji Alami Kecelakaan Sampai Melintang di Landasan

Terlebih selama belasan tahun terakhir, Depok dipimpin dari satu partai politik yang sama.

"Sehingga, butuh oksigen baru. Masyarakat membutuhkan sosok muda dengan patokan umur 30- 40 tahun, karena yang ternyata dilirik adalah kecepatannya dalam mengambil keputusan maupun program," kata Devie.

Survei tersebut juga diakui Devie sama seperti Pilkada serentak tahun lalu, yang memilih Calon Gubernur Jawa Barat.

Hasilnya, dinilai reliable dalam merepresentasikan kehendak warga Kota Depok.

Jalan-jalan ke Korea, Akhir Tahun Ini Sudah Bebas Visa dan Kunjungi Wisata Populer

"Berdasarkan, penelitian kita survei tahun lalu juga sama pemilihan masyarakat terhadap partai sangat sedikit hanya mencapai dua persen saja," tegasnya.

Selanjutnya, dirinya berharap hasil penelitian tersebut mampu menjadi acuan oleh partai politik di Kota Depok, guna menjawab keresahan dan keinginan masyarakat.

"Survei ini juga, telah digunakan di luar negeri dan itu telah dibuktikan, hasilnya hampir sama seperti di real count," papar Devie.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved