Berita Video

VIDEO: 6 Penyelundup Tekstil dan Sepatu Asal China Senilai Rp 9 Miliar Diringkus Polisi

Keenam pelaku yang dibekuk adalah PL (63), H (30), AD (33), EK (44), NS (47), dan TKD (45).

VIDEO: 6 Penyelundup Tekstil dan Sepatu Asal China Senilai Rp 9 Miliar Diringkus Polisi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya membekuk 6 pelaku penyelundupan barang impor berupa tekstil dan sepatu asal China yang masuk ke Indonesia tanpa izin dan tidak membayar pajak. 

Subdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya membekuk 6 pelaku penyelundupan barang impor berupa tekstil dan sepatu asal China yang masuk ke Indonesia tanpa izin dan tidak membayar pajak.

Dari tangan mereka disita barang selundupan berupa 438 gulungan tekstil bahan kain; 259 koli ballpres berisi pakaian baru, pakaian bekas dan tas bekas; serta 5.668 koli sepatu berbagai merek atau kurang lebih sebanyak 120.000 pasang sepatu. Nilai total seluruh barang impor ilegal itu sekitar Rp 9 Miliar.

Keenam pelaku yang dibekuk adalah PL (63), H (30), AD (33), EK (44), NS (47), dan TKD (45).

Mereka diamankan dari tiga lokasi yakni dari Pelabuhan Tegar atau Marunda Center Terminal, di Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat;
dari toko di Jalan Dahlia RT 13, RW 1, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat; dan dari Gudang Rukan Permata Ancol, Kecamatan Pademangan Jakarta Utara, pada 29 Juli 2019, 27 Agustus 2019 dan 28 Agustus 2019.

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan dari hasil penyelidikan pihaknya diketahui barang tekstil dan sepatu selundupan ini berasal dari China.

"Para pelaku menyelundupkan barang tekstil dan balpress
dari negara China ke wilayah negara Malaysia melalui pelabuhan Pasir Gudang Johor. Kemudian barang dikirim ke Pelabuhan Kuching Serawak," kata Gatot di Mapolda Metro Jaya, Kamis (12/9/2019).

Selanjutnya kata dia barang dibawa menggunakan truk ke perbatasan wilayah Indonesia untuk kemudian diselundupkan melalui jalan darat atau jalan tikus ke wilayah Jagoi Babang, Kalimantan Barat.

"Isi barang selundupan tersebut kemudian diangkut dengan menggunakan truk besar atau fuso dari Pontianak melalui Pelabuhan Dwikora, dengab dikirim menggunakan kapal angkut Fajar Bahari. Kemudian barang tersebut masuk ke pelabuhan Tegar atau Marunda Center di Kabupaten Bekasi," kata Gatot.

Menurutnya nilai total seluruh barang yang diselundupkan sekitar Rp 9 Miliar.

"Ini berdasarkan penghitungan bea masuk dan pajak dalam rangka impor barang berdasarkan barang bukti tekstil dan balpress yang kami sita dari para tersangka," katanya.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved