Untuk Mengisi Kekosongan Jabatan Lurah dan Kepala Seksi, Sebanyak 118 ASN Kota Depok Dimutasi

Nantinya akan di cek dulu, mana yang akan dilelang dan pasti akan ada geser-geser (jabatan) semuanya, setelah itu kami enggak akan bisa mutasi lagi

Untuk Mengisi Kekosongan Jabatan Lurah dan Kepala Seksi, Sebanyak 118 ASN Kota Depok Dimutasi
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Wali Kota Depok, Mohammad Idris Abdul Somad, saat memimpin pelantikan 118 ASN Kota Depok di Aula Teratai Gedung Balai Kota Depok, Kamis (12/9/2019). 

Sebanyak 118 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintahan Kota (Pemkot) Depok dirotasi untuk mengisi jabatan administrator, pengawas, dan fungsional. Prosesi mutasi berlangsung di Aula Teratai Gedung Balai Kota Depok, Kamis (12/9/2019).

Pelantikan dan pengambilan sumpah janji tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad.

Prosesi pelantikan berjalan lancar dan tertib yang turut didampingi oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Supian Suri.

Idris mengatakan, pelantikan tersebut sudah sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku.

“Kalau enggak sesuai aturan mana berani saya tandatangan, proses semua sudah dilakukan bahkan kami cek dari sisi tugas-tugas barunya dengan atasan mereka,” kata Idris seusai pelantikan di Balai Kota Depok, Jalan Margonda Raya, Beji, Depok, Kamis (12/9/2019).

Dari ratusan yang dilantik, Idris mengatakan sekitar 70 lebih merupakan struktur sementara sisanya adalah fungsional.

Penempatan posisi Lurah dan Fungsional dikatakan Idris ditempati oleh mereka yang mengantongi sertifikat sedangkan untuk jabatan eselon 4D hanya berdasar pada latihan dari BKPSDM.

“(Pelantikan) hari ini juga ada dari eselon 3B dan eselon 4A dan 4B, utamanya mengisi 4B yang kosong-kosong di kelurahan, alhamdulilah sisanya tinggal 20an lagi yang kosong di kelurahan, semua Kasi juga sudah terisi,” kata Idris.

Dari kekurangan tersebut, Idris mengaku pihaknya akan melihat lagi data-data yang masuk di BKPSDM utuk di tes kembali.

“Selain dari hasil tes, kami tentunya melihat dari pangkat dan golongannya sudah cukup atau belum, minimal (golongan) 3A,” papar Idris.

Halaman
12
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved