Penataan Trotoar

Tiru Surabaya, Jalan Cikini Raya akan Ditanami Pohon Pelindung Tabebuya

Tabebuya akan menggantikan Angsana dan Beringin yang selama ini menjadi pohon pelindung di Jalan Cikini Raya. Pohon lama akan dipindahkan ke taman.

Wartakotalive.com/Angga Bhagya Nugraha
Pekerja terus mengerjakan pembangunan jalur pedestrian di Jalan Cikini raya, Jakarta Pusat. 

Dinas Kehutanan DKI melakukan peremajaan pohon pelindung di Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat.

Proses penataan dengan mengganti pohon jenis  angsana dan beringin yang selama ini ditanam.

Kepala Dinas Kehutanan DKI Suzi Marsitawati mengatakan, pohon yang sudah tidak layak karena keropos, rapuh, mudah tumbang, dan bisa membahayakan pengguna jalan, dipindahkan. 

“Selanjutnya, pohon-pohon yang tinggi tersebut akan ditanam di taman dan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Sehingga apabila tumbang tidak mencederai warga,” ucap Suzi, Kamis (12/9/2019).

Perbaikan dan Penataan Trotoar Menjadikan Pejalan Kaki Harus Berjalan di Jalan Raya yang Padat

Anies Matangkan Rancangan Penataan Trotoar yang Akan Akomodasi PKL

Sebagai gantinya, Suzi mengatakan, akan menanam pohon pelindung yang memiliki karakteristik tumbuh tidak terlalu besar dengan tinggi maksimal kurang dari 10 meter.

“Pohon pelindung yang ditanam di kawasan Cikini nanti adalah Tabebuya bunga pink, dan tanaman semaknya jenis Soka,” ucap Suzi. 

Tanaman semak berbunga seperti Soka atau Bougainvillea yang berfungsi menyerap polutan, juga sebagai pengaman bagian bawah pohon pelindung yang ditanam.

Pemilihan kedua jenis pohon itu karena akarnya tidak merusak konstruksi fasilitas pedestrian dan memiliki keindahan warna bunga yang menarik. Selain itu juga memiliki kemampuan menyerap polutan.

Kurang Anggaran, Penataan Trotoar Jalan Wijaya Raya Tidak Sempurna

Anies Lakukan Penataan Trotoar Interaktif, DPRD Minta Perbaikan Jalan Lingkungan Jadi Prioritas

“Tujuannya adalah agar polusi dari kendaraan bermotor dapat langsung diserap. Mulai dari level bawah oleh tanaman semak tersebut sampai level atas yaitu oleh pohon pelindung,” ujarnya.

Suzi menambahkan, penanaman pohon pelindung dan tanaman semak berbunga ini akan dilaksanakan secara simultan atau bersamaan dengan pekerjaan penataan fasilitas pedestrian di Jalan Cikini Raya.

“Harapannya, kawasan Cikini akan semakin indah, tertata, dan dapat berkontribusi untuk mengurangi polusi kendaraan bermotor di Jakarta,” ungkapnya. 

Walikota Surabaya Tri Rismaharini menanam Tabebuya beraneka warna sebagai pohon pelindung di sejumlah jalan protokol kota itu. 

Tiada Angin dan Hujan, Pohon Angsana di Jalan Pondok Cabe Raya Tumbang Timpa Innova

Pohon Beringin Lapuk Timpa Koki Susy Hingga Tewas Saat Bakar Ikan di Depok

Pohon yang berbunga serupa sakura itu tak hanya menghiasi jalan-jalan utama Surabaya tetapi juga sejumlah taman, seperti di Taman Ngagel yang dilengkapi jalur jogging. 

Kehadiran pohon Tabebuya itu bukan cuma memperbaiki kualitas udara Kota Surabaya, tetapi juga memperindahnya berkat bunganya yang indah dan mekar pada waktu-waktu tertentu, dan menjadi salah satu penarik obyek wisata kota itu. 

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved