Seorang Polisi Terpapar Radikalisme dan Gelapkan 30 Mobil, Kini DPO dan Bawa Senjata Milik Polri

"Masih penyelidikan perkara penggelapan ranmor. Brigadir WK juga tersangkut beberapa kasus kriminal lain,"

Seorang Polisi Terpapar Radikalisme dan Gelapkan 30 Mobil, Kini DPO dan Bawa Senjata Milik Polri
Istimewa
ILUSTRASI Polisi 

Seorang anggota polisi di Kabupaten Tanggamus masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Lampung karena diduga terpapar paham radikalisme.

DPO itu diduga masih membawa senjata api milik Polri.

DPO tersebut berinisial WK berpangkat Brigadir.

BJ Habibie Tutup Usia, Gubernur Anies Baswedan Bebaskan Ganjil Genap Pagi Ini, Sore Tetap Berlaku

Tangis Reza Rahadian Untuk Mendiang BJ Habibie Pecah di Rumah Duka

Sempat Melayat Jenazah Almarhum Habibie, Ustaz Yusuf Mansur: Masyaallah Wajahnya Bersih Banget!

Brigadir WK sebelumnya bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Pekon Unggak dan Pekon Kiluan Negeri, Kecamatan Klumbayan, Kabupaten Tanggamus.

Kepala Bidang Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad membenarkan Brigadir WK sudah menjadi DPO Bidpropam Polda Lampung.

Namun, terkait dugaan Brigadir WK terpapar pahan radikalisme, Zahwani tidak secara gamblang mengakui hal itu.

Lokasi SIM Keliling di Jakarta dan Lokasi Gerai Samsat di Jadetabek Kamis 12 September 2019

"Saat ini masih diselidiki, dan kami sedang mencari yang bersangkutan," katanya, Rabu (10/9/2019).

Tetapi Zahwani memastikan, Brigadir WK terlibat dugaan penggelapan mobil sebanyak 30 unit.

Brigadir WK juga diduga masih membawa senjata api milik Polri.

"Masih penyelidikan perkara penggelapan ranmor. Brigadir WK juga tersangkut beberapa kasus kriminal lain," kata Zahwani.

Inilah Penyakit yang Diderita BJ Habibie Sebelum Meninggal, Sempat Ditangani 44 Dokter Spesialis

Halaman
123
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved