Penjelasan Lengkap PT Jakpro Soal Tudingan Tender Jakarta International Stadium Bermasalah

Penjelasan Lengkap PT Jakpro Soal Tudingan Tender Jakarta International Stadium Bermasalah.

Penjelasan Lengkap PT Jakpro Soal Tudingan Tender Jakarta International Stadium Bermasalah
Warta Kota/Luthfi Khairul Fikri
Suasana di lahan Jakarta International Stadium, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (9/8/2019). 

TENDER Jakarta International Stadium (JIS) dinilai bermasalah oleh konsorsium lawan dalam tender tersebut.

Bahkan kini sebagian anggota DPRD DKI ikut bereaksi akibat isu tersebut, dan meminta Gubernur Anies Baswedan tunda pembangunan JIS.

Anggota DPRD DKI Jakarta, Muhamad Taufik, menyatakan tidak ada alasan pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) ditunda lantaran adanya protes dari peserta yang kalah lelang.

Standar FIFA, Ini Konsep Parkiran Mobil, Motor, & Sepeda di JIS Jakarta International Stadium

Sehingga, kata Taufik, Jika memang ada keberatan ada masa sanggah untuk menyampaikan permasalahan.

’’Namanya lelang ada yang menang dan kalah. Itu biasa. Jangan sampai, mengorbankan kepentingan publik lebih besar. Kenapa sekarang baru ribut’’ kata Taufik di DPRD DKI, Rabu (11/9/2019).

Dalam tender JIS memang ada 2 konsorsium yang bertarung.

Pertama, konsorsium atau kerjasama operasional (KSO) PT Wika Gedung, PT Jaya Konstruksi, dan PT PP (WEGE-JAKON-PP). Leadernya adalah WEGE.

WEGE KSO Raih Kontrak Stadion JIS Rp 4,08 Triliun

Kedua, KSO PT Adhi Karya, PT Hutama Karya, PT Nindya Karya dan PT Indah Karya (ADHI-HUTAMA-NINDYA-INDAH). Leadernya ADHI

Namun kemudian KSO ADHI cs kalah skor teknis dengan KSO WEGE cs. WEGE-JAKON-PP menjadi pemenang tender bernilai 4,08 triliun tersebut.

Namun, ADHI cs melewatkan kesempatan menyanggah kemenangan WEGE cs.

Halaman
1234
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved