Monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun di Parepare Ramai Dikunjungi, Rumah Habibie Akan Jadi Museum

Selain diangkat dalam film layar lebar, kisah cintanya juga diabadikan lewat monumen yang dinamakan Monumen Cinta Sejati Ainun Habibie

Monumen Cinta Sejati Habibie-Ainun di Parepare Ramai Dikunjungi, Rumah Habibie Akan Jadi Museum
Tribun Timur/Mulyadi
Monumen Cinta Sejati Habibie Ainun jadi objek wisata favorit di Parepare, Sulsel 

Presiden ketiga Republik Indonesia Baharuddin Jusuf Habibie ( BJ Habibie) tutup usia di RSPAD Gatot Subroto Jakarta, Rabu (11/9/2019).

BJ Habibie meninggal dunia di umur 83 tahun.

Ia pun menyusul istrinya Hasri Ainun Besari (Ainun) yang berpulang lebih dulu pada 22 Mei 2010 lalu.

Bintang film Maudy Ayunda ditemani BJ Habibie, Presiden ke-3 Republik Indonesia, dan produser Manoj Punjabi ketika dikenalkan sebagai pemeran Ainun Habibie muda di MD Pictures, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).
Bintang film Maudy Ayunda ditemani BJ Habibie, Presiden ke-3 Republik Indonesia, dan produser Manoj Punjabi ketika dikenalkan sebagai pemeran Ainun Habibie muda di MD Pictures, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019). (Luthfi Khairul Fikri)

Kisah cinta Habibie dan Ainun bisa dibilang sangat terkenal.

Selain diangkat dalam film layar lebar, kisah cintanya juga diabadikan lewat monumen yang dinamakan Monumen Cinta Sejati Ainun Habibie.

Makam BJ Habibie Berdampingan Dengan Ibu Negara Ainun Habibie

Perankan Sosok Ainun Habibie Saat Muda, Maudy Ayunda Janji Tidak Akan Mengecewakan Eyang Habibie

Ainun Habibie, Sosok Yang Merubah Gelap Menjadi Terang

Monumen ini terletak di kota kelahiran BJ Habibie yaitu Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Tepatnya di sebelah barat Lapangan Andi Makkasau, Jl Andi Isah, Kelurahan Malluse Tasi, Kecamatan Ujung Kota Parepare. Sekitar 153 kilometer dari Kota Makassar.

Monumen ini diresmikan langsung oleh BJ Habibie, ditemani dengan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu’mang, dan Wali Kota Parepare Taufan Pawe di alun-alun Kota Parepare, Sulawesi Selatan pada tanggal 12 Juni 2015.

Seorang Polisi Terpapar Radikalisme dan Gelapkan 30 Mobil, Kini DPO dan Bawa Senjata Milik Polri

Kala itu, rasa haru tak mampu ditahan Habibie saat ia dan para kepala daerah menekan sirene pertanda peresmian monumen.

Monumen tersebut berupa patung Habibie yang memakai jas dan kacamata, beserta sang istri memakai kerudung dan menggengam setangkai bunga.

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved