BJ Habibie Meninggal Dunia

Gubernur DKI Anies Baswedan Sempat Diperingatkan Habibie Soal Reklamasi Pulau

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan kenangannya dengan Presiden Republik ke-3 Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie.

Gubernur DKI Anies Baswedan Sempat Diperingatkan Habibie Soal Reklamasi Pulau
Warta Kota
Proses penyerahan jenazah BJ Habibie dari keluarga kepada Ketua MK Anwar Usman di rumah duka, Jalan Patra Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (12/9). 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan kenangannya dengan Presiden Republik ke-3 Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini menyebut begitu banyak kenangan yang dialami dengan Habibie sejak Anies masih bersekolah hingga menjadi gubernur.

Kenangan yang paling membekas bagi Anies adalah dipanggil BJ Habibie ke rumahnya untuk diperingatkan tentang mega proyek reklamasi pulau di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Kata dia, perhatian BJ Habibie terhadap bangsa ini sangat besar, dan Habibie akan memanggil pihak berwenang bila ada persoalan yang dihadapi untuk sekadar memperingatkan atau berdiskusi.

“Beliau itu kalau ada sesuatu pasti panggil, seperti saat ramai persoalan reklamasi pulau. Saya dipanggil dan beliau berkata Anies yang kamu hadapi ini besar loh Nies. Kamu hati-hati, ini raksasa loh,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat pada Kamis (12/9/2019).

 Polisi Ungkap Aksi Kejahatan Kelompok Sindikat Pemalsu Buku KIR, Petugas Dishub Gadungan Ditangkap

 Arief Rachman: Persis Azan Magrib Beliau Menghembuskan Nafas Terakhir

 Detik-detik BJ Habibie Meninggal Dunia, Cucu Keponakan Melanie Subono: Eyang Pergi dengan Tenang

 KPK Nyatakan Firli Bahuri yang Kini Capim KPK Lakukan Pelanggaran Berat, Ini Daftar Pelanggarannya

Meski diperingatkan tentang mega proyek itu, namun Anies enggan menjelaskan lebih dalam. Bagi Anies, sosok Habibie bukan hanya sekadar negarawan, tapi orangtua.

“Dia mengatakan itu sebagai ayah dan saya ini anaknya. Jadi beliau mengkhawatirkan sekali nanti terjadi sesuatu,” ujar Anies.

Walau tidak muncul di permukaan publik, tapi diam-diam Habibie memperhatikan perkembangan pemerintahan Indonesia.

Karena itu, banyak penyelenggara negara yang dipanggil Habibie untuk berdiskusi demi kepentingan rakyat Indonesia.

 Niat Bunuh Jenderal, Kivlan Zen Suruh Orang Cari Senjata Api Ternyata Cuma Cocok Matiin Tikus

“Beliau peduli dan tidak diam, tapi tidak muncul di publik. Tidak ada pernyataan sebagai negarawan, beliau bisa membatasi mana yang harus bicara di depan umum, mana berbbicara di lingkup pribadi,” katanya.

“Tapi beliau orang yang tidak pernah berhenti peduli tentang Indonesia. Apakah saya satu-satunya orang yang dipanggil? Tidak. Tapi banyak orang yang dipanggil untuk diajak ngobrol,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Anies juga mengingat pengalamannya ketika mewawancarai BJ Habibie saat menjadi Menteri Riset Negara dan Teknologi (Menristek).

 TERBONGKAR Mulan Jameela Kerap Makan di Warteg, Keuangan Istri Ahmad Dhani Ini Sedang Sulit?

Saat masih duduk di Kelas 3 SMA, Anies berkesempatan mewawancarai Habibie mengenai perkembangan era teknologi. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved