Bulu tangkis

Dimediasi Menpora, KPAI dan PB Djarum Sepakat Audisi Umum Tetap Jalan dengan Mengganti Nama

Dalam kesempatan itu, hadir Ketua KPAI Susanto, pengurus PB Djarum Lius Pongoh, dan Sekjen PBSI Ahmad Budiarto.

Dimediasi Menpora, KPAI dan PB Djarum Sepakat Audisi Umum Tetap Jalan dengan Mengganti Nama
Wartakotalive.com/Gopis Simatupang
Menpora Imam Nachrawi memediasi KPAI, PB Djarum, didampingi PBSI, untuk mengakhiri polemik audisi bulu tangkis PB Djarum, di gedung Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (12/9/2019). 

Menpora Imam Nachrawi mengadakan pertemuan dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), PB Djarum, serta Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) di Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (12/9/2019) siang.

Dalam kesempatan itu, hadir Ketua KPAI Susanto, pengurus PB Djarum Lius Pongoh, dan Sekjen PBSI Ahmad Budiarto.

Pertemuan tersebut diadakan untuk menengahi polemik antara KPAI dan PB Djarum tentang Audisi Umum Beasiswa PB Djarum.

Imam menyampaikan, pertemuan tersebut bertujuan menghasilkan solusi agar audisi bulu tangkis tetap berkesinambungan, namun dengan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.

"Karena cabang olah raga bulu tangkis masih menjadi salah satu cabang olah raga penyumbang utama perolehan medali di sejumlah event olah raga internasional, termasuk olimpiade," ujar Imam.

Ada 26 Peserta Rebut Tiket Final di Audisi Bulu Tangkis Djarum Seri Purwokerto

Ganjar Minta Audisi PB Djarum Dilanjutkan, Ia Bertanggung Jawab, Tapi Stop Hastag Bubarkan KPAI

KPAI Tuding Audisi Beasiswa Bulu Tangkis Djarum Dekatkan Anak pada Rokok

VIDEO: PB Djarum VS KPAI, Wiranto Sebut Bulutangkis Terpuruk Bila Pembibitan Diganggu

Imam kemudian membacakan hasil pertemuan yang telah disepakati semua pihak, yakni sebagai berikut:

1. PB Djarum sepakat mengubah nama yang semula Audisi Umum Beasiswa PB Djarum 2019 menjadi Audisi Umum Beasiswa Bulu Tangkis tanpa menggunakan logo, merek dan brand image Djarum.

2. KPAI sepakat untuk mencabut surat KPAI pada tanggal 29 Juli 2019 tentang permintaan pemberhentian audisi PB Djarum.

3. Kemenpora, KPAI, dan PBSI bersepakat memberikan kesempatan kepada PB Djarum untuk konsolidasi secara internal guna melanjutkan audisi di tahun 2020 dan seterusnya dengan mengacu pada kesepakatan yang telah diambil pada pertemuan kali ini pada 12 September 2019 di kantor Kemenpora.

Dengan demikian, menurut Imam, maka selesailah polemik Audisi Umum Bulu Tangkis untuk 2019 dan berharap PB Djarum melakukan konsolidasi internal untuk menghadirkan audisi umum untuk tahun 2020.

"Itulah kesepakatan yang telah sama-sama kami ambil untuk mengakhiri polemik, kekhawatiran, mungkin juga kecemasan atlet-atlet juga, orang tua, dan tentu masyarakat secara keseluruhan tentang masa depan bulu tangkis," bilang Imam.

Dikatakan Imam, selama ini audisi bulu tangkis PB Djarum telah berkontribusi mempromosikan bulu tangkis dan memacu anak bermimpi jadi juara.

"Dengan adanya audisi yang di luar pulau juga membuat banyak klub kecil berdiri. Banyak klub kecil berdiri, multiplier effect-nya pada bisnis olah raga itu sendiri."

"Artinya, orang main bulu tangkis, ada butuh raket. Akhirnya, sponsor peralatan olah raga juga makin berani karena ada marketnya. Kalau tidak ada market, mereka juga tidak akan berani sponsori. Itu multiplier effect yang kita dapatkan."

"Secara umum ekosistem kita terbantu dengan audisi bulu tangkis internal oleh PB Djarum," bilang Imam. (gps)

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved