Alasan Pemilik Kapal Tradisional Mau Dikelola PT Trans 1000 Jakarta: Yang Lain Tak Bertanggungjawab!

Pasalnya banyak perusahaan dan CV pengelolaan kapal tradisional hanya ambil keuntungan semata, dan bahkan berujung merugikan.

Alasan Pemilik Kapal Tradisional Mau Dikelola PT Trans 1000 Jakarta: Yang Lain Tak Bertanggungjawab!
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Kapal Trans 1000 siap melayani penumpang ke Kepulauan Seribu. 

Seorang warga Pulau Tidung Kepulauan Seribu, sekaligus pemilik kapal tradisional, Suriyat Saruri (62), menaruh harapan besar kepada PT Trans 1000 Jakarta.

Sejak Suriyat memiliki kapal tradisional, banyak perusahaan atau CV yang ingin mengelola kapalnya namun tidak sesuai dengan harapan.

Pasalnya banyak perusahaan dan CV pengelolaan kapal tradisional hanya ambil keuntungan semata, dan bahkan berujung merugikan.

"Jadi saya punya kapal tradisional sejak 2015 dan bergabung di PT Trans 1000 Jakarta sejak tahun 2018"

Tiru Surabaya, Jalan Cikini Raya akan Ditanami Pohon Pelindung Tabebuya

Yenny Wahid Menyebutkan BJ Habibie Memiliki Kesamaan Karakter dengan Gus Dur

Dua Kali Menyelamatkan Persib Bandung, Erwin Ramdani Percaya Diri

"Kalau kapal saya dikelola dengan perusahaan lain itu, enggak bertanggungjawab sama sekali," paparnya Suriyat kepada Wartakotalive.com, Kamis (12/9/2019).

Bentuk tak bertanggungjawab dimaksud yakni saat dimana Suriyat akan melakukan docking dan perpanjangan izin berlayar kapal.

Berharap mendapatkan keringanan dengan dibantu mengurusnya, namun perusahaan-perusahaan pengelolaan kapal tradisional, justru Suriyat sampai gadaikan surat kecakapan kapal (SKK).

"Mereka para perusahaan pengelola kapal tradisional itu mengambil keuntungan saja di tak bertanggungjawab"

VIDEO: Yenny Wahid Sebut Habibie Orang Pertama Yang Dibully Karena Lahirkan Demokrasi

BCL Mengaku Kehilangan Momen Ngobrol dan Sharing dengan Habibie, Saat Eyang Habibie Sakit Ia di LN

Sebanyak 96.000 Penumpang Dilayani di Bandara Yogyakarta International Airport

Halaman
1234
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved