Kecelakaan di Tol Cipularang

1 dari 4 Korban Kecelakaan Tol Cipularang yang Terakhir Teridentifikasi Ternyata Mahasiswi S2 ITB

Satu dari Empat Korban Kecelakaan Tol Cipularang yang Terakhir Teridentifikasi Ternyata Mahasiswi S2 ITB. Korban mengendarai Mazda 2

1 dari 4  Korban Kecelakaan Tol Cipularang yang Terakhir Teridentifikasi Ternyata Mahasiswi S2 ITB
Warta Kota/Rangga Baskoro
Ermansyah (53) saat mengambil jenazah anaknya, Khamsa Atira (23) di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (12/9/2019). 

RS Polri Kramat Jati berhasil mengidentifikasi 4 jenazah yang tewas saat kecelakaan di Tol Cipularang KM 91. Salah satu di antaranya teridentifikasi atas nama Khansa Athira (23) yang merupakan mahasiswi S2 ITB, Bandung.

Orangtua korban, Ermansyah (53) tampak sangat terpukul saat Tim DVI RS Polri Kramat Jati menyerahkan peti jenazah anak pertamanya.

Sorot mata warga Kecamatan Kemayoran tak pernah lepas dari peti jenazah Khansa.

"Januari nanti harusnya wisuda, sekarang lagi mau menyelesaikan Tesisnya. Mahasiswi Pascasarjana ITB jurusan SBM (School of Business and Management)," kata Ermasnyah di RS Polri Kramat Jati, Kamis (12/9/2019).

UPDATE Kisah Orangtua Umayah Korban Terbakar Kecelakaan di Tol Cipularang, Dikira Hilang Diculik

Khansa jadi korban kecelakaan saat hendak menemui dosen pembimbingnya yang berada di Jakarta untuk keperluan Tesis yang dia kerjakan.

Namun karena hingga Senin (1/9/2019) malam atau hari saat kecelakaan Tol Cipularang, Ermasnyah tak kunjung mendapat kabar dari putrinya.

"Saya enggak ada firasat kalau anak saya jadi korban insiden kecelakaan. Mulia Senin malam saya sudah sulit menghubungi nomor anak saya," ujarnya.

Dia tahu Khansa jadi korban kecelakaan Tol Cipularang usai meminta bantuan temannya yang merupakan anggota Polri melacak nomor handphone Khansa.

Sempat Dikabarkan Hilang, Umayah Ulfah Ternyata Jadi Korban Tewas Terbakar di KM 91 Cipularang

Mendapat kabar duka, pihak keluarga bergegas menyambangi RS MH Thamrin Purwakarta tempat delapan jasad korban kecelakaan dibawa.

Di sana, dia menyerahkan data antemortem (data sebelum kematian) untuk keperluan identifikasi dan akhirnya mendapat kabar dari RS Polri anaknya teridentifikasi.

"Saya tahu handphonenya terakhir komunikasi di KM 91. Anak saya bawa mobil Mazda 2 warna hitam berpelat B 411 AT, bawa mobil sendiri," tuturnya.

BJ Habibie di Mata Driver - Ajudan: Anak Dibiayai Sekolah Sampai Sarjana Hingga Ngebut di Jalan Tol

Sebelum jenazah Khansa dibawa masuk ke mobil ambulans, Ermasnyah menyempatkan mendoakan putrinya sembari mengelus peti jenazah.

Jenazah Khansa dibawa menggunakan mobil ambulans RS Polri Kramat Jati untuk dimakamkan di TPU Penggilingan, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved