BJ Habibie Meninggal Dunia

Yusril Ihza Mahendra: Saat Peristiwa Mei 98 Saya Dianggap seperti Anak Beliau

Politikus Yusril Ihza Mahendra mendatangi Paviliun Kartika RSPAD Gatot Soebroto, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019) sekira pukul 19.00

Yusril Ihza Mahendra: Saat Peristiwa Mei 98 Saya Dianggap seperti Anak Beliau
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra saat menjenguk Mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ahmad Cholil Ridwan di Rumah Sakit Jantung Binawaluya, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (2/8). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Mohamad Yusuf

GAMBIR, WARTAKOTALIVE.COM -- Politikus Yusril Ihza Mahendra mendatangi Paviliun Kartika RSPAD Gatot Soebroto, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019) sekira

pukul 19.00, tempat BJ Habibie menghembuskan nafas terakhirnya.

Yusril menyebut, kesan terhadap Presiden ketiga itu membawanya kembali pada

masa Peristiwa Mei 1998.

"Saya masih ingat betul peristiwa tanggal 21 Mei tahun 1998, pada waktu itu dan pak

Habibie memperlakukan saya seperti anaknya. Jadi nggak pernah dianggap saya

pejabat pemerintah. Tapi dianggap seperti anak beliau," kata Yusril.

Apalagi, lanjut Yusril, saat masa-masa terakhir Presiden Soeharto digantikan oleh

Habibie. Ia yang mengurus prosesi tersebut.

"Apalagi pada saat-saat terakhir, pas Pak Soeharto menjabat Presiden dan akan

mengundurkan diri. Waktu itu saya berada di sekitar pak Soeharto mengurusi

bagaimana proses pergantian Presiden dari Pak Harto ke Pak Habibie," katanya.

Yusril menyebut, bahwa ia mendengar kabar duka itu saat dirinya salat magrib

bersama dengan Maaruf Amin.

Lalu, staf dari Maaruf tiba-tiba menyampaikan berita duka tersebuut.

"Pak Kyai Maaruf langsung membacakan doa kepada Allah, semoga segala amal

kebaikan beliau diterima dan segala kesalahan-kesalahan diampuni Allah SWT,"

katanya.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved