Misteri

Tiga Siswa SMK Lenyap 9 Tahun setelah Ikuti Kegiatan Magang ke Bali Diduga Korban Perdagangan Orang

Sudah dikutip biaya Rp 2,25 juta untuk pemberangkatan tiap siswa magang, 3 siswa lenyap diduga jadi korban perdagangan orang.

Tiga Siswa SMK Lenyap 9 Tahun setelah Ikuti Kegiatan Magang ke Bali Diduga Korban Perdagangan Orang
istimewa
Ilustrasi anak sekolah rawan dipekerjakan dengan dalih magang dan bisa jadi korban traffiking. 

Sudah dikutip biaya Rp 2,25 juta untuk pemberangkatan tiap siswa magang, 3 siswa lenyap diduga mereka jadi korban perdagangan orang.

Mereka tidak diketahui kabar dan rimbanya sejak 9 tahun berlalu.

Peristiwa pedih ini diungkap orangtua siswa yang hilang dengan tujuan magang tersebut.

Diungkap Kompas.com, sekitar 9 tahun lalu, tiga orang siswa di SMKN 1 Sanden, Bantul, Yogyakarta, berangkat Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Pelabuhan Benoa, Bali.

Dari puluhan siswa yang berangkat, ada 3 orang siswa yang sampai sekarang tidak diketahui nasibnya, karena kapal yang ditumpanginya hilang.

Ada pun ketiga anak itu yakni Agiel Ramadhan Putra, Ignatius Leyola Andrinta Denny Murdani, dan Ginanjar Nugraha Atmaji.

Orangtua siswa menunjukkan anaknya yang hilang setelah ikut kegiatan magang.
Orangtua siswa menunjukkan anaknya yang hilang setelah ikut kegiatan magang. (Kompas.com)

Berbagai upaya dilakukan orangtua mereka untuk mencari keberadaan anak-anak mereka, sampai akhirnya hanya bisa pasrah dengan keadaan yang dihadapi.

Orangtua Agiel, Riswanto Hadiyasa menceritakan, berbagai upaya terus dilakukannya untuk mendapatkan kejelasan nasib anak pertamanya itu.

Dia menceritakan, waktu itu Agiel masih kelas 2 SMK dan akan berangkat PKL.

Oleh pihak sekolah, Riswanto dan puluhan orangtua siswa lainnya diundang ke sekolah untuk mendapatkan sosialisasi.

Halaman
1234
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved