Sidang Penipuan Alkes

Sidang Kasus Penipuan Alkes Senilai Rp 16 Miliar Keluarga Korban Teriak Minta Uang Dikembalikan

Sidang Kasus Penipuan Alkes Senilai Rp 16 Miliar Keluarga Korban Teriak Minta Uang Dikembalikan

Sidang Kasus Penipuan Alkes Senilai Rp 16 Miliar  Keluarga Korban Teriak Minta Uang Dikembalikan
Warta Kota/Muhammad Azzam
Sidang kasus dugaan penipuan proyek alat kesehatan (Alkes) yang dilakukan oknum dokter gigi Nurdanti, diwarnai teriakan dan sorakan dari para pengunjung sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kota Bekasi, pada Rabu (11/9/2019). 

Sidang kasus dugaan penipuan proyek Alat Kesehatan (Alkes) yang dilakukan oknum dokter gigi Nurdanti, diwarnai teriakan dan sorakan dari para pengunjung sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kota Bekasi, pada Rabu (11/9/2019).

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Yunto Safarilo Hamonangan Tampubolon, kali ini untuk mendengarkan saksi-saksi dari pihak korban.

Dalam sidang keenam ini terlihat ruang sidang dipenuhi para keluarga korban serta saksi-saksi dengan berseragam serba hitam.

Tak Punya Izin, Bangunan Baru di Medan Satria Bekasi Disegel, Waki Wali Kota Bekasi Turun Langsung

Saat sidang berlangsung awalnya berjalan dengan baik. Akan tetapi usai sidang berakhir para keluarga korban berteriak kesal dan meminta agar uang penipuan itu dikembalikan.

Menurut Asrianti sebagai korban, dirinya percaya dengan terdakwa karena profesinya sebagai seorang dokter yang tidak mungkin melakukan penipuan.

Ia bercerita, bahwa terdakwa menipu dirinya sebesar Rp16 miliar selama beberapa kali, dengan modus yang sama yaitu dengan pengadaan Alat Kesehatan (Alkes).

Asrianti menjelaskan, dirinya dijanjikan terdakwa untuk berbisnis proyek Alkes dari pihak swasta.

"Pertama dia (terdakwa) minjam uang untuk pengadaan Alkes. Terus dia pinjam lagi untuk implan, kata dia (terdakwa) mendapatkan PO (purchase order) lagi dengan besaran kurang lebih Rp16 miliar," kata Asrianti, Rabu (11/9/2019).

Dukung Bisnis Start-up Digital, Gibran Rakabuming Harap BSD Menjadi Silicon Valley Indonesia

Kemendagri Sebut Jumlah Wagub DKI Tetap Satu Orang

Sidang kasus dugaan penipuan proyek alat kesehatan (Alkes) yang dilakukan oknum dokter gigi Nurdanti, diwarnai teriakan dan sorakan dari para pengunjung sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kota Bekasi, pada Rabu (11/9/2019).
Sidang kasus dugaan penipuan proyek alat kesehatan (Alkes) yang dilakukan oknum dokter gigi Nurdanti, diwarnai teriakan dan sorakan dari para pengunjung sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kota Bekasi, pada Rabu (11/9/2019). (Warta Kota/Muhammad Azzam)

Jasad Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Cisauk, Sang Ayah Akhirnya Diringkus di Ragunan

Nirwono Joga Minta Anies Jangan Cari Pembenaran Soal Rangkul PKL Berjualan di Trotoar

Kebijakan Anies Rangkul PKL di Trotoar Bisa Rangsang Daerah Lain Ikuti Kebijakannya

Kalau menurut pengakuan terdakwa kata Asrianti, pelaku ini meminjam uang kembali kepada dirinya dengan alasan terdakwa mendapatkan PO kembali atas nama dokter Sukimin.

"Kenapa saya yakin, karena saya melihat profesi dia yaitu seorang dokter. Dan saya juga yakin karena dia juga teman. Pelakunya satu orang, dan korban yang saya tahu sekarang ini ada 8 orang," katanya.

Sementara Kuasa Hukum terdakwa engga diwawancarai.

Adapun sidang lanjutan akan dilaksanakan pekan depan dengan agenda mendengarkan saksi-saksi dari pihak terdakwa. 

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved