BJ Habibie Meninggal Dunia

Kenangan Pandji Pragiwaksono pada BJ Habibie: Kalau Bicara Kebangsaan, Beliau Seakan Muda Kembali

"Sangat merindukan Eyang Habibie. Beliau sosok yang sangat ramah, enerjik, semangat dalam hatinya yang mendikte tubuh," ucap Pandji Pragiwaksono.

Kenangan Pandji Pragiwaksono pada BJ Habibie: Kalau Bicara Kebangsaan, Beliau Seakan Muda Kembali
Warta Kota/Nur Ichsan
Presiden ke-3 RI, BJ Habibie, melambaikan tangan kepada para wartawan seusai menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (17/9/2013). 

Aktor dan komika Pandji Pragiwaksono (40) kehilangan sosok Bacharudin Jusuf Habibie atau BJ Habibie.

Presiden ke-3 Republik Indonesia tersebut meninggal di usia 80 tahun karena sakit dan tidak lagi berfungsinya organ tubuh.

BJ Habibie meninggal ditengah menjalani perawatan intensif di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019) pukul 18.05 WIB.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, kemarin sore sempat membesuk mantan Presiden RI BJ Habibie di RSPAD.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, kemarin sore sempat membesuk mantan Presiden RI BJ Habibie di RSPAD. (Instagram @smindrawat)

Pandji Pragiwaksono adalah salah satu orang yang sangat kehilangan BJ Habibie. Ia mengucapkan belasungkawa mendalam sesaat setelah mengetahui kabar duka itu.

"Innalillahi wa inna illaihirajiuun. Satu lagi Negarawan meninggalkan Negeri yang dicintainya. A very kind - one of a kind, person," kata Pandji Pragiwaksono, Rabu (11/9/2019) malam.

Pandji Pragiwaksono merasa dekat dengan mendiang BJ Habibie lewat peran Peter Manusama di film {rudy habibie} (2016).

RIP BJ Habibie, Ini Riwayat Sakit Presiden Ketiga RI Sejak 2014, Dirawat di RSPAD Sejak 1 September

BJ Habibie Berpulang, Melanie Subono Menuliskan Kalimat Duka: Eyang, Sampai Jumpa di Keabadian

Disela penggarapan film yang menceritakan BJ Habibie ketika masih berusia muda itu, Pandji Pragiwaksono pernah bertemu serta berbincang dengan negarawan kelahiran Pare Pare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936, tersebut.

Film {rudy habibie} garapan sutradara Hanung Bramantyo bersama rumah produksi MD Pictures itu menceritakan kehidupan muda BJ Habibie semasa tinggal di Jerman.

"Sangat merindukan Eyang Habibie. Beliau adalah sosok yang sangat ramah, enerjik, semangat dalam hatinya yang mendikte tubuhnya," ucap Pandji Pragiwaksono.

Pandji Pragiwaksono ketika menceritakan pengalaman syuting memainkan peran Otoy di film Mendadak Kaya di Redaksi Warta Kota, Jalan Palmerah Barat, Palmerah, Jakarta Pusat, 21 Mei 2019. Mendadak Kaya adalah lanjutan film DOA: Cari Jodoh (2018).
Pandji Pragiwaksono ketika menceritakan pengalaman syuting memainkan peran Otoy di film Mendadak Kaya di Redaksi Warta Kota, Jalan Palmerah Barat, Palmerah, Jakarta Pusat, 21 Mei 2019. Mendadak Kaya adalah lanjutan film DOA: Cari Jodoh (2018). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Pemilik nama lengkap Pandji Pragiwaksono Wongsoyudo mengatakan, BJ Habibie adalah negarawan hebat dan sangat nasionalis.

"Kalau berbicara mengenai kebangsaan, matanya beliau (BJ Habibie) berapi-api dan tenaganya seakan muda kembali," jelasnya.

Pandji Pragiwaksono pernah mendapatkan pujian ketika BJ Habibie menyaksikan film Insya Allah Sah (2017) yang dibintanginya.

"Saya ingat pujian beliau, 'Hebat kamu, susah lho akting seperti itu'. Begitu kata beliau seusai nonton Insya Allah Sah. Saya tersanjung dipuji beliau," ujar Pandji Pragiwaksono.

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved