Asuransi

Great Treasure Assurance, Asuransi Jiwa untuk Mempersiapkan Rencana Warisan, Ini Keunggulannya

PERUSAHAAN asuransi jiwa Great Eastern Life Indonesia bersama Bank OCBC NISP kembali meluncurkan produk asuransi jiwa murni Great Treasure Assurance.

Great Treasure Assurance, Asuransi Jiwa untuk Mempersiapkan Rencana Warisan, Ini Keunggulannya
Wartakotalive.com/Mochammad Dipa
Direktur Bancassurance Great Eastern Life Indonesia, Nina Ong (ketiga kiri) bersama Wealth Management Product Head OCBC NISP, Vonny Wibowo (kedua kanan), didampingi oleh Penyanyi Bambang Reguna Bukit atau kerap disapa Bams (paling kiri) yang turut menjadi pembicara, foto bersama sembari memegang gitar milik Bams yang merupakan pemberian dari ibunda Bams dalam peluncuran produk asuransi jiwa bernama Great Treasure Assurance di Raffles Hotel Jakarta, Selasa (10/9/2019). 

"Perencanaan keuangan itu penting, tapi seringkali kita lupa soal warisan. Memang kelihatannya tabu, masih hidup kok sudah ngomong warisan. Padahal kalau dibicarakan dari awal, warisan itu sangat penting,.."

PERUSAHAAN asuransi jiwa Great Eastern Life Indonesia bersama Bank OCBC NISP kembali meluncurkan produk asuransi jiwa murni Great Treasure Assurance.

Direktur Bancassurance Great Eastern Life Indonesia Nina Ong mengatakan, latar belakang diluncurkan produk ini karena mengacu pada data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia ( AAJI).

Data tersebut menyebutkan bahwa penetrasi asuransi jiwa tahun 2018 sebesar 1,3 persen, menurun dibanding tahun 2017 sebesar 1,4 persen. 

Kebingungan Pilih Asuransi Jiwa dan Kesehatan Terbaik? Ternyata Situs Lifepal Ini Bisa Menjawabnya

Medical Check Up dan Asuransi Kesehatan, Solusi Mencegah Risiko Sakit, Kapan Harus Mulai Rutin MCU?

Ini yang Membuat Profesi Agen Asuransi di Indonesia Masih Terus Tumbuh di Era Digital

"Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kami. Banyak masyarakat Indonesia yang belum menyadari pentingnya asuransi," ujar Nina saat acara peluncuran produk asuransi jiwa berjangka dengan premi tunggal Great Treasure Assurance di Raffles Hotel Jakarta,  Selasa (10/9/209).

Selain itu, lanjut Nina, saat ini baru 6,6 persen penduduk Indonesia yang memiliki asuransi jiwa. Sebagian masyarakat Indonesia masih merasa tabu ketika membicarakan hal yang berkaitan dengan warisan. 

"Kita juga melihat fakta-fakta tentang ahli waris itu kasus hukumnya di perdata agama sudah 20 persen, dan sengketa soal harta warisan itu menempati posisi kedua terbanyak di Indonesia," kata Nina.

Untuk itu, menurut Nina, pihaknya merasa perlu membuat produk asuransi jiwa yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh ahli waris sehingga keluarga yang ditinggalkan tidak ada percekcokan.

"Perencanaan keuangan itu penting. Tapi seringkali kita lupa soal warisan. Kelihatannya masih tabu karena masih hidup sudah ngomong warisan. Padahal kalau dibicarakan dari awal, warisan itu sangat penting," ucap Nina.

Direktur Bancassurance Great Eastern Life Indonesia, Nina Ong (ketiga kiri) bersama Wealth Management Product Head OCBC NISP, Vonny Wibowo (kedua kanan), didampingi oleh Penyanyi Bambang Reguna Bukit atau kerap disapa Bams (paling kiri) yang turut menjadi pembicara, foto bersama sembari memegang gitar milik Bams yang merupakan pemberian dari ibunda Bams dalam peluncuran produk asuransi jiwa bernama Great Treasure Assurance di Raffles Hotel Jakarta, Selasa (10/9/2019).
Direktur Bancassurance Great Eastern Life Indonesia, Nina Ong (ketiga kiri) bersama Wealth Management Product Head OCBC NISP, Vonny Wibowo (kedua kanan), didampingi oleh Penyanyi Bambang Reguna Bukit atau kerap disapa Bams (paling kiri) yang turut menjadi pembicara, foto bersama sembari memegang gitar milik Bams yang merupakan pemberian dari ibunda Bams dalam peluncuran produk asuransi jiwa bernama Great Treasure Assurance di Raffles Hotel Jakarta, Selasa (10/9/2019). (Wartakotalive.com/Mochammad Dipa)

Keunggulan Utama

Nina menjelaskan, bahwa produk asuransi Great Treasure Assurance ini memiliki tiga keunggulan utama.

Pertama adalah Simpel, cukup dengan satu kali pembayaran premi minimal Rp 25 juta, nasabah bisa mendapatkan perlindungan jiwa seumur hidup yang akan memberikan manfaat meninggal dunia, manfaat hidup dan manfaat akhir asuransi.

Kedua adalah memberikan uang pertanggungan sampai dengan 40 kali dari premi tunggal yang dibayarkan. Semakin muda usia masuk nasabah, maka semakin besar perlindungan yang diperoleh.

Ketiga yaitu jaminan premi kembali 100 persen di usia 65 tahun.

Nina menjelaskan, untuk uang pertanggungan, pemilik polis akan mendapat uang pertanggungan sampai 40 kali dari jumlah premi tunggal bila mendaftar dari usia 14 hari-24 tahun.

Selanjutnya, dari usia 25-34 tahun akan mendapat 20 kali lipat, usia 35-44 tahun mendapat 10 kali lipat, 45-54 tahun mendapat 5 kali lipat, 55-64 tahun mendapat 3 kali lipat dan usia 65-70 tahun mendapat 2 kali lipat.

"Misalnya orang berusia 30 tahun dengan premi Rp 50 juta akan mendapat uang pertanggungan Rp 1 miliar ketika pemilik polis telah tiada pada usia 60 tahun artinya mendapat manfaat meninggal dunia," ujar Nina.

Contoh yang kedua, manfaat hidup, ketika seseorang membeli produk ini di usia 30 tahun dengan premi tunggal Rp 50 juta, dan pada saat pemilik polis usianya 65 tahun akan mendapatkan kembali 100 persen premi tunggal yang telah dibayarkan yakni Rp 50 juta.

Contoh ketiga, apabila seseorang membeli asuransi pada usia 30 tahun dengan premi tunggal Rp 50 juta, lalu pemilik polis tersebut panjang umur hingga usia 99 tahun maka akan mendapat manfaat akhir asuransi sebesar Rp 950 juta yang akan diberikan kepada ahli waris.

Direktur Bancassurance Great Eastern Life Indonesia, Nina Ong (ketiga kiri) bersama Wealth Management Product Head OCBC NISP, Vonny Wibowo (kedua kanan), didampingi oleh Penyanyi Bambang Reguna Bukit atau kerap disapa Bams (paling kiri) yang turut menjadi pembicara, foto bersama sembari memegang gitar milik Bams yang merupakan pemberian dari ibunda Bams dalam peluncuran produk asuransi jiwa bernama Great Treasure Assurance di Raffles Hotel Jakarta, Selasa (10/9/2019).
Direktur Bancassurance Great Eastern Life Indonesia, Nina Ong (ketiga kiri) bersama Wealth Management Product Head OCBC NISP, Vonny Wibowo (kedua kanan), didampingi oleh Penyanyi Bambang Reguna Bukit atau kerap disapa Bams (paling kiri) yang turut menjadi pembicara, foto bersama sembari memegang gitar milik Bams yang merupakan pemberian dari ibunda Bams dalam peluncuran produk asuransi jiwa bernama Great Treasure Assurance di Raffles Hotel Jakarta, Selasa (10/9/2019). (Wartakotalive.com/Mochammad Dipa)

Nasabah berusia muda

Adapun nasabah yang sesuai untuk produk ini adalah nasabah-nasabah muda karena besaran uang pertanggungan akan disesuaikan sejak pemilik premi mulai bergabung.

"Paling optimal untuk orang yang berusia muda karena bisa mendapatkan 40 kali premi tunggal yang dibayarkan. Kan hasilnya jadi optimal juga," ujar Nina.

Sementara Wealth Management Product Head OCBC NISP, Vonny Wibowo, mengatakan perencanaan waris sama pentingnya dengan dana darurat, dana pendidikan, maupun dana pensiun. 

"Kami berharap kerjasama dengan Great Estern Life Indonesia ini dapat membuat nasabah memerdekakan diri dari rasa khawatir dan takut akan kelangsungan masa depan keluarga," ujarnya. 

Menurut Vonny,  masih rendahnya penetrasi asuransi perbankan Indoensia juga menjadi tantangan bagi perusahaannya untuk menyediakan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 

"Kami sesuaikan dengan kebutuhan generasi. Seperti saat ini,  kami mencari produk yang sesuai dengan generasi milenial," tandasnya

Penulis: Mochammad Dipa
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved