Era Transformasi Keuangan Digital, OJK Perkuat Kerja Sama dengan FSC Korea

OJK perkuat kerja sama dengan FSC KOREA di sektor jasa keuangan khususnya menghadapi era transformasi digital.

Era Transformasi Keuangan Digital, OJK Perkuat Kerja Sama dengan FSC Korea
thinkstockphotos
Ilustrasi. 

Fintech dapat menjadi solusi untuk meningkatkan akses layanan jasa keuangan di daerah-daerah.

Untuk itu, Indonesia terbuka terhadap kerjasama di sektor jasa keuangan dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kapasitas sektor jasa keuangan Indonesia untuk memanfaatkan teknologi dalam layanan jasa keuangan.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Kerja sama antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Korea Financial Services Commision (FSC) terus diperkuat di sektor jasa keuangan khususnya menghadapi era transformasi digital.

Kesepakatan tersebut terangkum dalam acara Indonesia – Korea financial Cooperation Forum yang digelar OJK bekerja sama dengan Korea Financial Services Commission dan Council on International Financial Cooperation (CIFC) kemarin.

Forum dibuka oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Nurhaida, yang menyampaikan pesan mengenai pentingnya keseimbangan dalam mendorong inovasi di sektor jasa keuangan sekaligus memitigasi risiko yang dapat ditimbulkan.

Jeff Bezos dan Amazon Mengepung Ibu Kota Amerika Serikat, Berikut Penjelasannya

“Perkembangan teknologi merupakan suatu keniscayaan, sehingga menjadi penting bagaimana kita bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kerugian yang bisa muncul,” kata Nurhaida.

Forum yang dihadiri sekitar 150 partisipan dari sektor jasa keuangan Indonesia maupun Korea itu mengangkat tema perkembangan teknologi di sektor jasa keuangan dengan pokok pembahasan pada dua topik.

Pertama, perkembangan fintech dan masa depan industri jasa keuangan.

Kedua, mengenai peran teknologi di sektor perbankan, industri keuangan non bank (IKNB) dan pasar modal.

Perbankan Enggan Menambah Mesin ATM dan EDC, Ini Alasannya

Pembicara dari kedua negara saling bertukar pengalaman dalam memaparkan perkembangan dan pemanfaatan teknologi di sektor jasa keuangan beserta pendekatan dan kebijakan yang ditempuh.

Dalam kesempatan terpisah, juga diselenggarakan bilateral meeting antara OJK dengan Korea FSC yang dihadiri oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank Riswinandi serta Vice Chairman Korea FSC Byungdoo Sohn beserta delegasi.

Wimboh mengatakan, fintech dapat menjadi solusi untuk meningkatkan akses layanan jasa keuangan di daerah-daerah.

Untuk itu, Indonesia terbuka terhadap kerjasama di sektor jasa keuangan dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kapasitas sektor jasa keuangan Indonesia untuk memanfaatkan teknologi dalam layanan jasa keuangan.

Selanjutnya OJK dan Korea FSC sepakat untuk semakin meningkatkan hubungan di sektor jasa keuangan, termasuk melalui forum diskusi seperti yang diselenggarakan hari ini, mengingat forum-forum seperti ini sangat efektif dalam menjawab kebutuhan industri jasa keuangan di kedua negara.

6 dari 10 Warga AS Yakin Resesi Ekonomi Terjadi di AS Tahun Depan

Berita ini sudah diunggah di Kontan dengan judul OJK perkuat kerja sama dengan FSC KOREA hadapi era transformasi keuangan digital

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved