Penataan Trotoar

Dinas Bina Marga DKI: PKL yang Diakomodasi di Trotoar Tidak Boleh Ganggu Pejalan Kaki

PKL yang bakal dirangkul di trotoar bila dimensinya memungkinkan, sehingga tidak mengganggu pejalan kaki.

Dinas Bina Marga DKI: PKL yang Diakomodasi di Trotoar Tidak Boleh Ganggu Pejalan Kaki
Wartakotalive.com/Angga Bhagya Nugraha
Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) menjajakan dagangannya di bahu jalan Kali Besar Timur, Pasar Asemka, Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (12/7/2019). 

Dinas Bina Marga DKI masih mengkaji peta jalan (roadmap) untuk merangkul pedagang kaki lima (PKL) di trotoar.

PKL yang bakal dirangkul di trotoar bila dimensinya memungkinkan, sehingga tidak mengganggu pejalan kaki.

“Pandangan kami ke depan kalau trotoarnya besar, kemungkinan bisa untuk PKL. Tapi yang kecil (trotoar) mungkin ya tidak," kata Kepala Dinas Bina Marga DKI  Hari Nugroho,  Rabu (11/9/2019).

Hari mengakui, ketentuan fungsi trotoar memang mengacu pada UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dan UU Nomor 38 tahun 2004 tentang Jalan.

Nirwono Joga Minta Anies Jangan Cari Pembenaran Soal Rangkul PKL Berjualan di Trotoar

Pengamat Minta Anies Jangan Cari Pembenaran Soal Rangkul PKL di Trotoar

Kebijakan Anies Rangkul PKL di Trotoar Bisa Rangsang Daerah Lain Ikuti Kebijakannya

Mahkamah Agung (MA) juga telah membatalkan Pasal 25 ayat 1 Perda Nomor 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum yang dianggap melanggar dua perundang-undangan itu.

Adapun pasal itu memberikan kewenangan gubernur dalam menata PKL di trotoar. Namun, kata Hari, Pemprov DKI ingin memanfaatkan trotoar yang tengah dilebarkan saat ini untuk PKL.

Artinya, trotoar yang dilebarkan menjadi enam sampai delapan meter itu akan mengakomodasi  PKL, asalkan sesuai dengan kajian yang tengah dilakukan saat ini.

"Masih dikaji daerah wilayah mana yang memang bisa ditetapkan sebagai PKL itu," ujar Hari.

Anies Matangkan Rancangan Penataan Trotoar yang Akan Akomodasi PKL

SIMAK 5 Kawasan Trotoar di DKI Jakarta untuk PKL Syaratnya Berukuran Lebih dari 1,5 Meter

Anies Baswedan Bilang Semua Trotoar Bisa Dipakai PKL, Koalisi Pejalan Kaki: Mau Pakai Aturan Mana?

Meski begitu, Hari juga mengatakan, keberadaan PKL di trotoar tidak akan dibiarkan menetap sepanjang hari.

"Nanti ada klausulnya, tidak PKL yang berhenti tetap harian. Kan ada yang di luar itu, yang pagi, siang, sore, pulang, jadi bersih lagi. Jadi ada saat-saatnya," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved