Ganjil Genap

Dampak Perluasan Ganjil Genap, Jumlah Penumpang MRT Tunjukkan Tren Naik

Sejak sistem ganjil genap yang diperluas ke 25 ruas jalan pada Senin (9/9/2019) lalu, jumlah penumpang kereta MRT Jakarta menunjukkan tren naik.

Dampak Perluasan Ganjil Genap, Jumlah Penumpang MRT Tunjukkan Tren Naik
Warta Kota/Fitriyandi Al Fadjri
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kemeja merah jambu) saat membaca buku di rangkaian kereta MRT dari Stasiun Bundaran HI sampai Lebak Bulus, Minggu (8/9/2019) pagi. Hal itu dilakukan Anies sebagai bentuk kampanye Program #RuangBacaJakarta dengan memanfaatkan waktu luang saat menunggu transportasi umum. 

Pemberlakuan perluasan pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor plat ganjil genap, secara bertahap berdampak pada peningkatan jumlah penumpang kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta.

Sejak sistem ganjil genap yang diperluas ke 25 ruas jalan pada Senin (9/9/2019) lalu, jumlah penumpang kereta MRT Jakarta menunjukkan tren naik.

Corporate Secretary PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin mengatakan, pada hari pertama pemberlakuan perluasan sistem ganjil genap, jumlah penumpang kereta MRT Jakarta mencapai 86.000 orang.

Jumlah itu mengalami sedikit peningkatan dibandingkan rata-rata penumpang sepanjang Agustus lalu,yakni 80.018 orang per hari.

Hari Ketiga Pelanggar Ganjil Genap Alami Penurunan 60 Persen di Jalan Gunung Sahari

Pemprov DKI Jakarta Tambah Kamera Tilang Elektronik di Sejumlah Ruas Jalan Sistem Ganjil Genap

Transjakarta Tambah Armada, Antisipasi Lonjakan Penumpang Dampak Ganjil Genap

Pada hari kedua, Selasa (10/9/2019), jumlah MRT Jakarta mengalami peningkatan signifikan, tercatat 93.600 orang menggunakan moda raya terpadu itu.

"Saya memprediksi tren itu bakal terus meningkat pada hari-hari mendatang," ujar Kamaluddin, seperti dikutip Kompas.com, Rabu (11/9/2019).

Para pengguna kendaraan pribadi beralih ke MRT karena tak bisa melintas di jalan-jalan yang terkena sistem ganjil genap.

PT MRT Jakarta bekerja sama dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga mencatat lonjakan okupansi park and ride di sekitar Stasiun MRT Lebak Bulus, dan Fatmawati.

Dampak Pemberlakuan Ganjil Genap, Pengguna Transjakarta dan MRT Jadi 1 Juta Per Hari

Hindari Ganjil Genap, Polisi Mencurigai Pelat Palsu Banyak Digunakan Masyarakat

Terkena Ganjil Genap, Gojek Berencana Siapkan Fitur Khusus untuk Angkutan Online

"Park and ride Lebak Bulus naik 13,1 persen. Park and ride Jaktour Simatupang, dekat Stasiun MRT Fatmawati, naik 5 persen," ujar Kamaluddin.

"Itu berdasarkan info yang kami terima dari Dishub DKI yang melakukan penghitungan data dengan membandingkan pendapatan pada 1-9 Agustus (sebelum perluasa sistem ganjil genap) dengan 1-9 September (saat uji coba perluasan dan hari pertama penerapan perluasan secara resmi)," kata dia.

Halaman
12
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved