Rusuh Papua

Bangun Istana Presiden di Papua Tidak Perlu Pertimbangan DPR, Mendagri Anggap Rumah Negara

MENTERI Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, pembangunan Istana Presiden di Papua, tidak perlu meminta perimbangan DPR.

Bangun Istana Presiden di Papua Tidak Perlu Pertimbangan DPR, Mendagri Anggap Rumah Negara
Warta Kota/Henry Lopulalan
Presiden Joko Widodo (jas hitam) menggelar zikir dan doa bersama untuk bangsa di halaman Istana Merdeka, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (1/8/2018). 

MENTERI Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, pembangunan Istana Presiden di Papua, tidak perlu meminta perimbangan DPR.

Karena, menurut Tjahjo Kumolo, pembangunan Istana di Papua ibarat memiliki gedung negara di provinsi.

"Saya kira tidak (pertimbangan DPR), kan kita sudah punya di Jogja ada, kemudian Gedung Grahadi ada, di Bali ada, di Jatim ada, di Semarang ada."

Tugas Bappenas Tambah Lagi, Setelah Pindahkan Ibu Kota, Kini Harus Bangun Istana Presiden di Papua

"Saya kira tidak ada masalah kalau masing-masing di ibu kota provinsi punya gedung negara," ujar Tjahjo Kumolo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Istana, menurut Tjahjo Kumolo, dapat diartikan sebagai rumah negara.

Sehingga, dibangunnya Istana di Papua, bukan berarti memindahkan Istana dari Jakarta ke Papua.

Calon Pimpinan Ini Sebut Wadah Pegawai KPK Masalah dan Merasa Seperti di Awan-awan

"Istilahnya kan gedung negara. Dulu kan pemerintahan pernah pindah dari Jakarta ke Jogja, pernah ke Sumatera Barat."

"istilahnya Istana itu rumah negara lah, gedung negara yang bisa tempat kantor Presiden, kan wilayahnya luas," paparnya.

Sebelumnya, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, biaya pembangunan Istana Kepresidenan di Papua segera dianggarkan oleh pemerintah.

Tolak Revisi UU 30/2002, Laode M Syarif Ungkap Prancis Mencontoh KPK Saat Bikin Lembaga Anti Korupsi

"Ya nanti anggaran bisa disiapkan untuk 2020, ya sesuai kebutuhan aja," ujar Bambang Brodjonegoro di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved