Pelayanan Publik

Warga Geram Dipingpong Bikin e-KTP di Tangsel karena Sudah Berbulan-bulan Belum Kunjung Jadi

Ibu saya usianya sudah 80 tahun. Masa harus bolak balik cuma ngurusin e-KTP yang sudah lama direkam, tapi belum jadi.

Warga Geram Dipingpong Bikin e-KTP di Tangsel karena Sudah Berbulan-bulan Belum Kunjung Jadi
Warta Kota/Andika Panduwinata
Banyak warga di Tangerang Selatan yang belum mempunyai Kartu Tanda Penduduk elektronik atau populer disebut sebagai e-KTP. 

"Kan, dari pemerintahan pusat mendistribusikan blanko sekarang terbatas."

"Jadinya, dalam 20 hari sekali hanya dikirim 200 blanko saja," kata Arnasih, ketika dijumpai Warta Kota di ruang kerjanya.

Kasubag Umum Dukcapil Tangsel, Arnasih
Kasubag Umum Dukcapil Tangsel, Arnasih (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Menurutnya, jumlah blanko yang dikirim dari Kemendagri ini disebar ke sejumlah Kecamatan.

Hanya orang-orang yang masuk dalam kriteria prioritas saja diberikan blankonya.

"Kan, dibagi lagi ke tujuh Kecamatan yang ada di Tangerang Selatan."

"Blanko hanya bisa diberikan kepada pemohon e-KTP yang usianya baru 17 tahun atau buat baru."

"Kemudian, yang urgent karena sakit parah dan yang ingin berangkat haji atau pun ibadah umroh," katanya.

Siti Nurbaya Kasih Semangat Petugas Pemadaman Ungkap Tidak Ada Asap Lintas Batas ke Negara Tetangga

Dilema Saat Trotoar Ramah Disabilitas Malah Berubah Fungsi Menjadi Lintasan Sepeda Motor

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved