Berita Video

VIDEO: Pameran Umrah dan Haji Terbesar Indonesia Bakal Digelar di Kota Kasablanca

Berdasarkan data dari Kementerian Haji dan Umrah Saudi Arabia, Indonesia merupakan negara pengirim jamaah haji terbanyak di dunia

VIDEO: Pameran Umrah dan Haji Terbesar Indonesia Bakal Digelar di Kota Kasablanca
Warta Kota/Dwi Rizki
Direktur PT Intan Kencana Travelindo, Mohammad Isnaeni Iskandar usai persiapan pameran Umrah Service Event (USE) 2019 di Kota Kasablanka Mall, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Senin (9/9/2019). Pameran haji dan umrah terbesar di Indonesia itu akan digelar selama dua hari, mulai dari tanggal 12-13 September 2019 

Sebagai negara dengan kunjungan haji serta umrah terbesar di dunia, Indonesia dinilai memiliki prospek bisnis wisata halal yang menjanjikan. Terlebih, tren wisata halal telah menjadi gaya hidup milenial Indonesia saat ini.

Hal tersebut diungkapkan Direktur PT Intan Kencana Travelindo, Mohammad Isnaeni Iskandar mendorong pihaknya menggelar pameran Umrah Service Event (USE) 2019 di Kota Kasablanka Mall, Setiabudi, Jakarta Selatan selama dua hari, mulai dari tanggal 12-13 September 2019 mendatang.

Lewat pameran tersebut, dirinya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta Kadin DKI Jakarta itu menghadirkan sebanyak 56 peserta yang berasal dari perusahaan lokal dan mancanegara. Sehingga masyarakat dapat mengetahui ratusan paket perjalanan haji dan umrah yang ditawarkan, mulai dari trip perjalanan, kuliner, penginapan hingga tempat wisata indah yang akan disinggahi dalam perjalanan religi.

"Berdasarkan data dari Kementerian Haji dan Umrah Saudi Arabia, Indonesia merupakan negara pengirim jamaah haji terbanyak di dunia. Sementara, untuk jamaah umrah, Indonesia menempati urutan kedua setelah negara Pakistan. Karena itu Indonesia menjadi pasar yang sangat menjanjikan," ungkapnya ditemui di Kota Kasablanca Mall pada Senin (9/9/2019).

Besarnya potensi bisnis dalam wisata halal tersebut diperkirakannya mencapai 10 juta USD. Nilai investasi tersebut katanya terus meningkat setiap tahun, terlebih dengan adanya gaya hidup kaum milenial yang lebih memilih haji dan umrah dalam agenda liburannya.

"Tahun lalu (2018) nilainya (investasi wisata halal) sampai 1 juta US Dollar lebih. Ini karena ada perubahan gaya hidup kalangan milenial di atas 20 tahun yang lebih memilih umrah untuk liburan, jumlahnya bahkan sampai 70 persen tahun lalu," ungkap Isnaeni.

Lebih lanjut dipaparkannya, pameran haji dan umrah tersebut telah sukses diselenggarakan di berbagai negara seperti Rusia, Turki, Pakistan, Aljazair, dan Malaysia. Tujuannya sebagai sarana untuk mengembangkan berbagai kegiatan haji, umrah dan wisata halal di Indonesia.

"Harapan saya agar bisnis wisata halal ini terus berkembang di Indonesia, terlebih masyarakat, khususnya kalangan milenial menjadi lebih paham dan mengetahui seluk beluk tentang wisata halal ini," tutupnya. (dwi)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved