Berita Jakarta

Terungkap, Anjing Unit Satwa K-9 Polda Metro Jaya Kepanasan dan Diggangu Tikus

Sebanyak 35 anjing di Unit Satwa K-9 Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya siap membantu kepolisian dalam mengungkap kasus kriminal se-Jabodetabek.

Terungkap, Anjing  Unit Satwa K-9 Polda Metro Jaya Kepanasan dan Diggangu Tikus
Warta Kota/Rangga Baskoro
Kandang anjing-anjing K-9 butuh rehabilitasi total, Mako Unit Satwa PMJ, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (10/9/2019). 

Sebanyak 35 anjing di Unit Satwa K-9 Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya siap membantu kepolisian untuk pengungkapan kasus kriminal umum se-Jabodetabek.

Sayangnya, tempat pemeliharaan dan pelatihan anjing-anjing tersebut tak memadai sehingga hewan yang dikenal sebagai sahabat manusia itu terpaksa dipelihara dalam kondisi yang serba pas-pasan.

Kanit Satwa K-9 Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya Iptu Sakiman menjelaskan, Mako Unit Satwa di Slipi, Palmerah, Jakarta Barat pertama kali pindah sejak awal tahun 2000-an.

"Sebelumnya kandang-kandang itu di Mapolda, kemudian Unit Satwa dipindah ke sini sekira 12 tahun lalu," ucap Sakiman saat dikonfirmasi Warta Kota, Selasa (10/9/2019)..

Sakiman masih mengingat ketika ia beserta jajarannya harus menguruk tanah di lahan seluas 5.000 meter persegi itu dengan tenaga sendiri.

 Gubernur Papua Lukas Enembe Kebingungan, Ratusan Mahasiswa Asal Papua Pulang Kampung

 VIRAL Bocah Tewas Diduga Jadi Korban Perundungan Temannya, Sang Ibu: Kebenaran Akan Terungkap

 KISAH Soeharto dan Keluarga Cendana saat G30S/PKI Terjadi, Bu Tien Gelisah dan Mengungsi

 TPA Bantargebang Disorot Leonardo DiCaprio, Ini Kata Walikota Bekasi

"Kami sendiri yang uruk lahan sekitar 1 meter lebih waktu itu, karena posisinya rendah. Kemudian akses jalan menuju kandang juga kami yang uruk," ungkapnya.

Pemindahan anjing-anjing kemudian dilakukan secara bertahap lantaran dana yang dimiliki unit satwa tak memadai. Berawal dari 10 kandang, lalu di tahun berikutnya bertambah 10 kandang lagi, hingga kini menjadi 35 kandang.

Setelah 12 tahun bergulir, fasilitas di kandang tak mengalami perubahan yang signifikan, anjing-anjing tersebut harus bertahan dengan kondisi seadanya.

Sakiman menyatakan kandang-kandang perlu rehabilitasi total lantaran ia prihatin kepada nasib anjing-anjing yang selalu membantu pihak kepolisian dalam pengungkapan kasus.

 Kronologi dan Pengakuan Pemotor Tabrak Anak di Trotoar yang Viral di Medsos, Simak Penjelasan Polisi

Halaman
123
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved