Kinerja Perusahaan Maskapai Penerbangan Semester Kedua Diharapkan Bisa Lebih Baik

Berdasarkan catatan dari Indonesia National Air Carrier Association (INACA), kinerja bisnis maskapai domestik menurun di sepanjang semester pertama.

Kinerja Perusahaan Maskapai Penerbangan Semester Kedua Diharapkan Bisa Lebih Baik
Kompas.com/Dani J
Ilustrasi. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Berdasarkan catatan dari Indonesia National Air Carrier Association (INACA), kinerja bisnis maskapai domestik menurun di sepanjang semester pertama tahun ini.

Kinerja bisnis menurun akibat isu tarif tiket yang mahal.

Meski demikian, INACA memproyeksikan memasuki semester kedua tahun ini bisnis penerbangan memasuki high season, karena terdorong liburan dan puncaknya di pengujung Desember.

Atas dasar itu, manajemen PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) juga optimistis bisnis penerbangan di semester II 2019 bakal lebih baik dibanding semester I 2019.

Vice President Corporate Secretary GIAA, Ikhsan Rosan, mengatakan, untuk mengantisipasi high season, pihaknya akan memaksimalkan penggunaan pesawat berbadan lebar.

Jenis Gelas Bisa Mempengaruhi Rasa Kopi? Berikut Penjelasannya

"Sebagian rute tujuan Bali, Surabaya dan Singapura akan menggunakan wide body," kata Ikhsan seperti dikutip Kontan baru-baru ini.

Jika biasanya di beberapa rute itu mengandalkan Boeing 737 NG, maka di saat permintaan tinggi, maskapai pelat merah ini akan menggantinya dengan Airbus 330–200.

Ikhsan mengataka, Garuda masih optimistis bisa mengantongi laba bersih Rp 1 triliun.

Sebelumnya di semester I 2019, GIAA membukukan laba bersih sebesar 24,11 juta dollar AS atau sekitar Rp 336 miliar.

Malam Ini Live Streaming Peluncuran iPhone 11, Berikut Linknya

"Semester pertama biasanya low season, kami bisa mencatat laba. Jadi semester kedua bisa lebih baik," katanya.

Halaman
12
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved