Breaking News:

Rusuh Papua

Jokowi Janji Segera Pekerjakan Seribu Sarjana Asal Papua di BUMN dan Perusahaan Swasta Besar

PRESIDEN Jokowi berjanji menempatkan putra-putri asal Papua dan Papua Barat yang baru lulus kuliah, bekerja di BUMN serta perusahaan swasta besar.

TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO
Presiden Jokowi melakukan pertemuan dengan para tokoh tanah Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/9/2019). 

Saat sambutan, Jokowi mengaku tersentuh hatinya mendengar ucapan Abisai Rolio yang menjadi perwakilan tokoh Papua.

Di mana, masyarakat Papua meminta pemerintah memperhatikan sumber daya manusia (SDM) untuk ditingkatkan.

Selain itu, Jokowi pun menyampaikan Indonesia merupakan negara yang luas karena memiliki 714 suku dan terdapat 1.100 lebih bahasa daerah.

 Pegawai: Jangan Sampai Sejarah Mencatat KPK Mati pada Masa Presiden Jokowi

"Kita memang berbeda-beda, dan saya dalam lima tahun ini sudah 12 kali ke tanah Papua, baik Provinsi Papua maupun Papua Barat," ucap Jokowi.

Menurut Jokowi, pembangunan SDM sangat diperlukan dan akan dilakukan pemerintah, setelah dalam lima tahun fokus kepada pembangunan infrastruktur.

"Semua ada tahapannya, jadi betul apa yang disampaikan bapak Abisai terkait sumber daya manusia itu memang sangat diperlukan," tutur Jokowi.

Komitmen Majukan Papua

Presiden Jokowi sangat menyayangkan kondisi Papua yang kembali rusuh pada Kamis (29/8/2019) kemarin.

Peristiwa ini adalah buntut dari aksi unjuk rasa susulan menyikapi rasisme yang menimpa mahasiswa Papua.

Aksi yang diikuti ratusan massa gabungan berakhir anarkis dan rusuh. Beberapa fasilitas publik pun dibakar.

 Kronologi Anggota TNI Gugur di Deiyai Papua, Berawal dari Unjuk Rasa, Dua Perusuh Juga Tewas

Di antaranya, Kantor Majelis Rakyat Papua dibakar, kantor Telkom, kantor Pos dibakar, massa membakar kios dan ruko, sejumlah pusat perbelanjaan hingga hotel tutup.

Situasi mencekam, terjadi pemadaman listrik hingga kaca mobil Dandim 1701/Jayapura pecah dilempari batu‎.

Atas hal tersebut, Presiden Jokowi menyatakan bakal melakukan evaluasi secara keseluruhan.

 Calon Pimpinan: KPK Tidak Sehat dan Butuh Obat

"Semuanya akana kami evaluasi," tegasnya di Alun-Alun Purworejo, ‎Jawa Tengah.

Jokowi mengaku telah memerintahkan Menko Polhukam, BIN, Polri, dan TNI untuk mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang melanggar hukum dan pelaku tindakan anarkis.

"Saya, pemerintah akan terus berkomitmen untuk memajukan Papua, baik dalam bidang fisik maupun SDM."

 Ridwan Kamil Sebut Brasil Gagal dalam Pemindahan Ibu Kota, Padahal Itu yang Dicontoh Indonesia

"Agar kita semua utamanya, khususnya, mama-mama, mace, pace dan siapa pun, bisa lebih maju dan sejahtera," paparnya.

Terakhir, mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengajak semua pihak menjaga Papua tetap damai dan maju.

Meski berada di alun-alun Purworejo, Jawa Tengah dalam rangka kunjungan kerja, Jokowi mengaku tetap memantau dari jarak jauh.

 Anggota TNI yang Gugur Terkena Panah di Papua Bernama Serda Rikson, Dua Polisi Juga Terluka Parah

"Saya terus mengikuti, dan juga saya sudah mendapat laporan situasi terkini di Papua, khususnya di Jayapura. Saya minta masyarakat juga tenang," ucap Jokowi.

Mantan Wali Kota Solo ini berharap masyarakat tidak melakukan tindakan yang anarkis, karena semua pihak bakal dirugikan.

Terlebih, apabila ada fasilitas umum yang rusak.

 BREAKING NEWS: Satu Anggota TNI Gugur Dipanah dan Disabet Parang di Papua

Jokowi lantas mengajak semuanya menjaga tanah Papua tetap damai, dan sama-sama mewujudkan Papua yang maju.

"Mari kita semuanya menjaga agar tanah Papua tetap menjadi tanah yang damai,"

"Saya ajak semua ketua dan tokoh adat, tokoh agama, dan kaum muda Papua untuk mewujudkan Papua yang maju dan tetap damai."

"Sekali lagi, mari kita jaga tanah Papua menjadi tanah yang aman," ujarnya. (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved