Insentif Kemasyarakatan

Wali Kota Bekasi Jelaskan Alasan Penghapusan Honor RT/RW Hingga Kader Posyandu

Wali Kota Bekasi Jelaskan Alasan Penghapusan Honor RT/RW Hingga Kader Posyandu. APBD Kota Bekasi Defisit.

Wali Kota Bekasi Jelaskan Alasan Penghapusan Honor RT/RW Hingga Kader Posyandu
Warta Kota/Muhammad Azzam
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi turut hadir dalam pelantikan 50 Anggota DPRD Kota Bekasi pada Senin (26/8/2019). 

Pemerintah Kota Bekasi memastikan pencairan honorarium RT RW, Kader Posyandu/PKK, linmas, dan keagamaan hanya sampai lima bulan saja pada tahun 2019 ini. Sedangkan tujuh bulan sisanya tidak akan dibayarkan.

Tidak diberikan honor tersebut, disebabkan kondisi APBD Kota Bekasi yang sedang terjadi ketidakseimbangan fiskal.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menjelaskan tidak berikan sepenuhnya honor insentif kemasyarakat karena kondisi keuangan yang sedang tidak stabil.

Selain itu juga karena Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyarankan ada proses going concern, yakni melakukan rasionalisasi terhadap anggaran.

Putri KH Maruf Amin Ambil Formulir Calon Wali Kota, Ogah Disandingkan dengan Benyamin Davnie

"Rasionalisasi itu bukan hanya posyandu saja, bukan hanya RT RW saja. Program-program pun juga kita rasionalisasi," kata Rahmat kepada wartawan, Senin (9/9/2019).

Rahmat menyebut kata rasionalisasi itu adalah penyesuaian kemampuan uang yang ada.

"Perlu kalian garis bawahi APBD itu bukan ada duitnya di dalam kas daerah. Itu masih dicari dari duit parkir dari makan, satu dan lainnya. Kecuali Dana Alokasi Umum (DAU), yang buat bayar gaji. Nah itu bagian proses yang dirasionalisasi karena ada tadi, ketidakseimbangan fiskal," ungkap Rahmat.

Supaya seimbang, kata Rahmat, maka insentif kemasyarakatan tidak diberikan penuh selama satu tahun pada 2019 ini.

Pertama Datang ke Jakarta, Warga Kampung Teluk Naga Bingung Soal Perluasan Ganjil Genap

"Kita kasih lima bulan oke berjalan, yang tiga bulan sudah yang dua bulan akan kita selesaikan. Tapi asuransinya, BPJS kita tidak kurangi tetap 12 bulan," jelas dia.

Setelah kondisi APBD stabil, lanjut Rahmat, maka itu semua akan kembali normal.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved