Berita Video

VIDEO: Apresiasi Penumpang Angkot dan Taksi, Petugas Sudinhub Jakut Bagikan Bunga di Gunung Sahari

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan transportasi umum. Dimana Pemerintah DKI pun sudah menyiapkan berbagai jenis transportasi umum yan

VIDEO: Apresiasi Penumpang Angkot dan Taksi, Petugas Sudinhub Jakut Bagikan Bunga di Gunung Sahari
Dok. Kominfotik Jakarta Utara
Sejumlah penumpang transportasi umum nampak mendapatkan setangkai bunga mawar dari para petugas, di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara, Senin (9/9/2019). 

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan transportasi umum. Dimana Pemerintah DKI pun sudah menyiapkan berbagai jenis transportasi umum yang layak, aman dan nyaman,” tegasnya.

“Sehingga dampaknya adalah kelancaran di jalanan karena volume lalu lintas berkurang sehingga lebih lancar. Termasuk menekan polusi udara dan menjadikan kota yang Humanis layak untuk dihuni," sambung dia.

Sementara, salah satu penumpang angkutan kota M.15, Herman (39) mengaku berterima kasih terhadap apresiasi yang diberikan oleh pemerintah.

“Semoga dengan adanya pemberlakuan sistem ganjil genap ini, masyarakat dapat lebih sadar untuk menggunakan moda transportasi umum dalam menjalani aktivitas hari-harinya,” tutur dia.

Seperti Diketahui, Pemerintah DKI Jakarta mulai memberlakukan perluasan sistem ganjil genap di 25 ruas jalan.

Sistem tersebut berlaku dalam dua shif yakni Pukul 06.00-10.00 WIB dan 16.00-21.00 WIB setiap Senin hingga Jumat, kecuali hari libur nasional.

Meski begitu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memberikan pengecualian pada 12 jenis penggunaan kendaraan dalam perluasan Ganjil Genap 2019 tersebut.

Yakni kendaraan berstiker disabilitas, ambulan, pemadam kebakaran, angkutan umum berplat kuning, sepeda motor, kendaraan berbahan bakar listrik dan gas, truk tanki bahan bakar, kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara, kendaraan operasional dinas, TNI-Polri, kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing

Serta, lembaga internasional, kendaraan evakuasi kecelakaan lalu lintas, hingga kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan Polri, seperti pengangkut uang.(M20)

Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved