Kemacetan

Tanggapan Warga Depok Soal Uji Coba Contra Flow yang Mengakibatkan Kota Depok Macet Belasan Jam

Kemacetan yang sempat heboh lantaran berlangsung belasan jam di Jalan Margonda Raya, turut direspon oleh sejumlah pengendara dan warga Depok.

Tanggapan Warga Depok Soal Uji Coba Contra Flow yang Mengakibatkan Kota Depok Macet Belasan Jam
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Mengularnya kendaraan terjadi sebagai akibat adanya pertemuan kendaraan di Lampu Merah Jalan Siliwangi dari arah Jalan ARH menuju Jalan Nusantara Raya dan arah sebaliknya. 

Kemacetan yang sempat heboh lantaran macet berlangsung belasan jam di Jalan Margonda Raya turut direspon oleh sejumlah pengendara dan warga Depok.

Rudolf (55) misalnya, melakoni sebagai sopir angkot, pria paruh baya ini merasa terganggu dengan adanya sistem uji coba contra flow di Jalan Arif Rahman Hakim (ARH).

"Iya (merugi), menghambat gitu, tadinya bisa dua rit jadi satu rit, waktunya kita jadi kebuang gitu aja," ujar Rudolf kepada Warta Kota, Senin (9/9/2019).

Rudolf mengatakan, dirinya lebih setuju jika pihak Dinas Perhubungan Kota Depok tetap memberlakukan Sistem Satu Arah (SSA) di Jalan ARH.

"Macetnya itu doang yang hari Sabtu (7/9/2019) yang paling parah," kata Rudolf.

Sementara, Dino (34) karyawan swasta yang juga warga Cilodong, Depok, mengatakan, pemerintah jangan plin plan dalam membuat aturan khususnya terkait lalu lintas.

"Menurut saya, terlalu berubah-berubah ya sistem di Kota Depok ini, plin plan, awalnya satu jalur tapi ke sini nya ada program contra flow," kata Dini kepada Warta Kota saat ditemui terpisah.

Bagi Dino, sistwm contra flow kurang efektif karena dampaknya terbukti Sabtu lalu membuat kemacetan cukup panjang di area Jalan Margonda Raya.

"Apalagi di hari Sabtu lumayan padat ya (kendaraan), saya ketahan ada setengah jam, naik motor. Pagi saya lewat situ, sore lewat situ, malam juga saya lewat situ," tutur Dino.

Dino berharap adanya sikap konsisten dari para pembuat kebijakan terkait sistem lalu lintas di Jalan ARH.

Halaman
123
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved