Pasar Uang

Rupiah Dibuka Rp 14.088, Empat Hari Berturut-turut Rupiah Meneruskan Penguatan

Dibuka Rp 14,088 per dolar AS, rupiah menguat empat hari berturut-turut terkena berbagai sentimen positif dari dalam dan luar negeri.

Rupiah Dibuka Rp 14.088, Empat Hari Berturut-turut Rupiah Meneruskan Penguatan
thinkstockphotos
Ilustrasi. 

Ibrahim mengatakan, terkait sentimen perang dagang antara AS dan China kembali memiliki harapan, mengingat kedua negara ekonomi raksasa tersebut berencana untuk melakukan pertemuan kembali.

Sedangkan Ekonom Samuel Asset Management, Lana Soelistianingsih menjelaskan, sentimen cadangan devisa yang naik cukup memberikan sentimen positif bagi penguatan rupiah.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Pada pagi ini, nilai tukar rupiah melanjutkan penguatannya empat hari beruntun.

Mengutip Bloomberg yang dilansir Kontan pukul 08.24 WIB, rupiah naik 0,09 persen ke Rp 14,088 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka, Ibrahim, mengatakan, berbagai sentimen positif dari dalam dan luar negeri masih akan menjadi penopang penguatan rupiah hari ini.

Panduan Bikin Paspor Elektronik Secara Online

Ini menyusul laporan cadangan devisa pekan lalu yang tercatat naik sebanyak 500 juta dollar AS menjadi 126,4 miliar dollar AS per Agustus 2019.

"Selain itu, data inflasi juga masih terjaga. Ditambah lagi, data ekonomi global masih cukup baik, sehingga rupiah kemungkinan masih akan menguat," kata Ibrahim.

Ibrahim mengatakan, terkait sentimen perang dagang antara AS dan China kembali memiliki harapan, mengingat kedua negara ekonomi raksasa tersebut berencana untuk melakukan pertemuan kembali.

Berikut 11 Manfaat Cokelat Hitam Bagi Kesehatan, Bisa Cegah Resistensi Insulin?

Sedangkan Ekonom Samuel Asset Management, Lana Soelistianingsih menjelaskan, sentimen cadangan devisa yang naik cukup memberikan sentimen positif bagi penguatan rupiah.

Meskipun begitu, penguatan masih cenderung terbatas dan belum akan mampu tembus di bawah Rp 14.000 per dollar AS.

"Agak susah untuk tembus ke sana, karena kondisi impor Tanah Air yang tinggi dan belum memungkinkan. Apalagi neraca transaksi berjalan juga masih mencatatkan defisit," kata Lana seperti dikutip Kontan.

Direktur Utama WIKA Punya Bisnis Sapi Beromzet Rp 1,6 Triliun Per Tahun

Sedangkan dari sentimen eksternal, Lana mengatakan, penguatan yang terjadi di mata uang regional Asia turut berdampak positif bagi kurs rupiah.

Sedangkan untuk sepekan ke depan, rupiah diperkirakan masih sideway pada rentang Rp 13.980 per dollar AS hingga Rp 14.200 per dollar AS.

"Pergerakan masih sideways karena belum ada sentimen kuat, meskipun fokus masih mengacu pada rencana penurunan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed). Tapi kalau ada statement pasti The Fed memangkas suku bunganya, maka ada potensi rupiah menguat sesaat di bawah Rp 14.000 per dollar AS," katanya.

Penjelasan Analis soal Peluang IHSG Pekan Ini, Berikut Laju IHSG Selama Sepekan Lalu

Berita ini sudah diunggah di Kontan dengan judul Dibuka Rp 14,088 per dolar AS, rupiah menguat empat hari berturut-turut dan Ekonom: Rupiah berpotensi lanjutkan penguatan walau tipis

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved