Ganjil Genap

Pertama Datang ke Jakarta, Warga Kampung Teluk Naga Bingung Soal Perluasan Ganjil Genap

Pertama Datang ke Jakarta, Warga Kampung Teluk Naga Tak Tahu dan Bingung Soal Perluasan Ganjil Genap

Pertama Datang ke Jakarta, Warga Kampung Teluk Naga Bingung Soal Perluasan Ganjil Genap
Warta Kota/Rangga Baskoro
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Mohamad Soleh (kiri) dan Kasie Pengendalian dan Operasional Sudinhub Jakarta Timur Slamet Dahlan (kanan) saat pemantauan ganjil genap di Jalan Pemuda menuju Pramuka, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin (9/9/2019) 

Sejumlah pelanggaran masih ditemukan saat hari pertama pemberlakukan ganjil genap baru atau perluasan ganji genap di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Utara, Senin (9/9/2019).

Berdasarkan pantauan Wartakotalive.com, petugas tak toleransi, pengendara yang melanggar pun langsung dikenakan sanksi tilang.

Sejak pukul 16.00 WIB, puluhan petugas kepolisian dibantu dengan petugas Dishub Jakarta Utara melakukan pemantauan di sejumlah titik perluasan ganjil genap atau ganjil genap baru.

Walaupun sosialisasi perluasan ganjil genap sudah dilakukan sejak sebulan lalu, para pengendara yang terjaring ganjil genap, mengakui tidak tahu jika ruas jalan Gunung Sahari masuk dalam kebijakan ganjil genap.

Pedagang Nasi Kapau Senen yang Direlokasi akan Kembali Jualan di Atas Trotoar yang Nanti Dilebarkan

Meski begitu petugas kepolisian yang melakukan penindakan tetap memberikan informasi ruas-ruas jalan mana saja di Jakarta Utara yang masuk dalam kebijakan ganjil genap.

"Selamat sore pak, mulai hari ini Jalan Gunung Sahari diberlakukan ganjil genap. Karena pelat nomornya genap, dan hari ini tanggal ganjil, maka kami tilang, karena melanggar," ujar seorang petugas kepada pengendara, Senin (9/9/2019) sore.

Mengetahui dirinya salah, seorang pengendara yang diketahui bernama Ubed (38) mengaku tidak mengetahui jika ruas Jalan Gunung Sahari masuk ganjil genap.

"Jadi kalau memang hari ini ada penerapan ganjil genap bener-bener nggak tahu ini jalur ganjil genap,” jelas Ubed kepada Wartakota di Jalan Gunung Sahari.

Banyak Pengendara Mobil Mewah Pura-pura Tidak Tahu Saat Ditilang

Apalagi, ia mengaku baru pertama kali ini ke Jakarta hanya untuk mengantar sanak saudaranya.

“Baru ke Jakarta. Biasanya saya cuma di Tangerang aja. Karena saya dari Teluk Naga (Kabupaten Tangerang) orang kampung nggak tau soal perluasan ganjil genap,” katanya.

Halaman
123
Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved