Ganjil Genap

Perluasan Ganjil Genap Diberlakukan, Denda Maksimal Rp 500.000, Berikut Rinciannya Penerapannya

Perluasan aturan pembatasan kendaraan bermotor dengan nomor polisi ganjil genap mulai diberlakukan hari ini dengan sanksi denda maksimal Rp 500.000.

Perluasan Ganjil Genap Diberlakukan, Denda Maksimal Rp 500.000, Berikut Rinciannya Penerapannya
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Perluasan ganjil genap di kawasan Jalan Cempaka Putih. 

Perluasan aturan pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor polisi ganjil dan genap mulai diberlakukan pada Senin (9/9/2019) ini dengan sanksi denda maksimal Rp 500.000.

Ketentuan soal perluasan aturan ini tercantum dalam Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap.

Perluasan aturan ganjil genap ini diberlakukan di 25 ruas jalan, yakni sembilan ruas jalan yang sebelumnya sudah diberlakukan ganjil genap dan 16 tambahan ruas jalan.

Ini 5 Hal yang Harus Diketahui pada Perluasan Ganjil Genap yang Berlaku Hari Ini

Perluasan aturan ganjil genap diberlakukan pada Senin-Jumat, pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.

Aturan ganjil genap tidak berlaku pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.

Salah satu ruas jalan yang diterapkan perluasan aturan ganjil genap yakni Jalan Salemba Raya.

Namun, ada segmen Jalan Salemba Raya yang tidak dikenakan aturan tersebut, yakni Jalan Salemba Raya sisi timur, mulai simpang Jalan Diponegoro sampai simpang Jalan Matraman (segmen jalan di depan RS Carolus ke arah Matraman).

Tujuannya untuk mengakomodasi warga yang keluar dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jalan Diponegoro.

Pemprov DKI Pastikan Taksi Online Ikut Kebijakan Ganjil Genap, Ini 13 Kendaraan Masuk Pengecualian

Dengan demikian, pengendara dari Jalan Diponegoro yang belok kanan ke Jalan Salemba Raya menuju Jalan Matraman tidak akan terkena aturan ganjil genap.

Berikut 25 ruas jalan yang diberlakukan aturan ganjil genap.

Halaman
1234
Editor: Max Agung Pribadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved