Kesehatan

6 Buah-buahan yang Harus Anda Konsumsi Saat Menjalani Perawatan dan Masa Pemulihan Kanker

Vitamin C dapat mengurangi pertumbuhan dan penyebaran sel kanker dan bertindak sebagai terapi terhadap jenis kanker tertentu.

6 Buah-buahan yang Harus Anda Konsumsi Saat Menjalani Perawatan dan Masa Pemulihan Kanker
Healthline
Ilustrasi buah bluberry 

Bukan rahasia lagi bahwa pola makan Anda dapat memengaruhi risiko penyakit kanker.

Begitu juga pola makan sehat adalah penting jika Anda sedang dirawat atau dalam masa pemulihan setelah perawatan kanker.

Makanan tertentu, termasuk buah-buahan, mengandung senyawa yang meningkatkan kesehatan dan dapat memperlambat pertumbuhan tumor atau kanker.

Selain itu, makanan khusus dapat mengurangi efek samping pengobatan tertentu dan membantu memudahkan saat pemulihan.

Ketika dirawat atau pulih dari kanker, pilihan makanan Anda sangat penting.

Perawatan kanker seperti kemoterapi dan radiasi dapat menyebabkan banyak efek samping, yang dapat diperburuk karena makanan dan minuman yang Anda konsumsi.

Efek samping umum kemoterapi dan radiasi antara lain kelelahan, anemia, mual, muntah, perubahan nafsu makan.

Diet Ala Mediterania Kurangi Risiko Kanker Payudara, Begini Pola Makan Sehat Ini

Serta,  gejala diare, sembelit, menelan menyakitkan, mulut kering, sariawan, gangguan focus, dan perubahan suasana hati.

Mengonsumsi makanan bergizi, termasuk buah-buahan, membantu menyediakan  vitamin, mineral, dan antioksidan, untuk tubuh Anda selama perawatan kanker.

Namun, Anda harus pilih-pilih buah yang hendak dikonsumsi.

Misalnya, buah-buahan murni atau smoothie buah adalah pilihan yang baik jika Anda kesulitan menelan.

Sedangkan buah-buahan  kaya serat dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan jika Anda mengalami sembelit.

Sebaiknya hindari buah-buahan seperti apel, aprikot, dan pir kerana  bagi sebagian penderita kanker  membuat mereka mengalami luka di mulut, sulit menelan, mulut kering, atau mual.

Makan Sebutir Apel dan Minum Segelas Teh Hijau Cegah Kanker dan Penyakit Jantung

Berikut enam buah-buahan yang harus Anda konsumsi selama perawatan dan masa pemulihan kanker:

1. Blueberry

Blueberry adalah pembangkit nutrisi, mengemas banyak serat, vitamin C, dan mangan dalam setiap buahnya.

Buah ini juga kaya akan antioksidan dan berdampak melawan kanker.

Blueberry juga dapat membantu meringankan kemo otak, istilah yang digunakan untuk menggambarkan masalah memori dan konsentrasi selama perawatan dan pemulihan kanker.

Satu studi kecil menemukan bahwa minum jus blueberry setiap hari selama 12 minggu meningkatkan memori dan pembelajaran pada orang tua.

Blueberry juga meningkatkan aspek fungsi otak pada anak-anak dan orang dewasa.

Ilustrasi kulit jeruk yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh
Ilustrasi buah jeruk yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh (Kidspot)

2. Jeruk

Jeruk adalah jenis umum buah jeruk, disukai karena rasanya yang manis, warna cerah, dan profil nutrisi bintang.

Hanya satu jeruk medium dapat memenuhi dan melampaui kebutuhan harian Anda akan vitamin C, dan memasok nutrisi penting lainnya seperti tiamin, folat, dan kalium.

Vitamin C memainkan peran penting dalam kekebalan dan dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda selama dan setelah perawatan kanker.

Penelitian menunjukkan bahwa vitamin C dapat mengurangi pertumbuhan dan penyebaran sel kanker dan bertindak sebagai terapi terhadap jenis kanker tertentu.

Vitamin C dari jeruk juga dapat meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan. Ini membantu melindungi terhadap anemia, efek samping umum kemoterapi.

Jangan Buang Kulit Jeruk, Vitamin C dalam Kulit Jeruk Lebih Tinggi 3 Kali Lipat dari Bulir Jeruk

Pisang
Pisang (Lifealth)

3. Pisang

Pisang bisa menjadi tambahan makanan yang baik bagi mereka yang baru sembuh dari kanker.

Pisang tidak hanya mudah untuk menolerir mereka yang kesulitan menelan tetapi juga sumber nutrisi penting, termasuk vitamin B6, mangan, dan vitamin C.

Selain itu, pisang mengandung jenis serat yang disebut pektin, bermanfaat bagi mereka yang mengalami diare karena perawatan kanker.

Pasalnya,  pisang kaya kalium dan  membantu mengisi elektrolit yang hilang karena diare atau muntah.

Studi mengamati bahwa pektin dapat membantu melindungi terhadap pertumbuhan dan perkembangan sel-sel kanker usus besar.

Meski begitu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah pektin yang ditemukan dalam pisang dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker pada manusia.

Makan Pisang Setiap Hari Bisa Menyehatkan Jantung dan Menurunkan Berat Badan

Ilustrasi potongan jeruk bali atau grapefruit
Ilustrasi potongan jeruk bali atau grapefruit (Healthnation.com)

4. Jeruk bali

Jeruk bali atau grapefruit adalah buah bergizi yang sarat antioksidan, vitamin, dan mineral.

Selain menyediakan vitamin C, provitamin A, dan potasium dalam jumlah besar, kaya akan senyawa bermanfaat seperti likopen .

Likopen adalah karotenoid--sifat antikanker yang kuat.

Penelitian menunjukkan bahwa likopen dapat mengurangi efek samping negatif tertentu dari perawatan kanker, seperti kemoterapi dan radiasi.

Satu studi pada 24 orang dewasa menemukan bahwa minum 17 ons (500 ml) jus dari buah jeruk, termasuk grapefruit, meningkatkan aliran darah ke otak, membantu mengurangi otak kemo.

Ingatlah bahwa jeruk bali dapat mengganggu obat-obatan tertentu, jadi sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menambahkannya ke dalam makanan.

Ingin Irama Detak Jantung Anda Terdengar Indah, Coba Makan Jeruk Bali Demi Kesehatan Tubuh

Ilustrasi apel dikupas
Ilustrasi apel dikupas (The Healthy Archive)

5. Apel

Apel tidak hanya salah satu buah paling populer tetapi juga salah satu yang paling bergizi.

Setiap porsi kaya akan serat, kalium, dan vitamin C - yang semuanya dapat bermanfaat bagi pemulihan kanker.

Serat yang ditemukan dalam apel dapat meningkatkan keteraturan dan membuat benda bergerak melalui saluran pencernaan.

Kalium memengaruhi keseimbangan cairan Anda dan dapat membantu mencegah retensi cairan, efek samping yang umum dari beberapa jenis kemoterapi.

Terakhir, vitamin C bertindak sebagai antioksidan untuk mendukung fungsi kekebalan tubuh dan melawan pertumbuhan sel kanker.

Ingin Tubuh Singset, Coba Pakai Cuka Sari Apel Untuk Menurunkan Berat Badan dan Lemak Anda

Jus Lemon
Jus Lemon (Nutritionexp)

6. Lemon

Dikenal karena rasanya  asam dan aroma jeruk khas, lemon memberikan banyak vitamin, mineral, dan antioksidan dalam setiap sajian.

Mereka sangat tinggi vitamin C, tetapi juga mengandung beberapa kalium, zat besi, dan vitamin B6.

Penelitian menunjukkan,  ekstrak lemon dapat membantu mencegah pertumbuhan beberapa jenis sel kanker.

Studi pada hewan juga menunjukkan bahwa senyawa tertentu dalam lemon, termasuk limonene, dapat meningkatkan suasana hati Anda dan melawan stres untuk memerangi depresi dan kecemasan.

Sementara penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi temuan ini pada manusia, menikmati lemon dalam minuman dan makanan penutup favorit Anda sebagai bagian dari diet sehat  bermanfaat. (Healthline.com)

Penulis: Intan Ungaling Dian
Editor: Intan Ungaling Dian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved