Kesehatan

6 Buah-buahan yang Harus Anda Konsumsi Saat Menjalani Perawatan dan Masa Pemulihan Kanker

Vitamin C dapat mengurangi pertumbuhan dan penyebaran sel kanker dan bertindak sebagai terapi terhadap jenis kanker tertentu.

6 Buah-buahan yang Harus Anda Konsumsi Saat Menjalani Perawatan dan Masa Pemulihan Kanker
Healthline
Ilustrasi buah bluberry 

Studi mengamati bahwa pektin dapat membantu melindungi terhadap pertumbuhan dan perkembangan sel-sel kanker usus besar.

Meski begitu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah pektin yang ditemukan dalam pisang dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker pada manusia.

Makan Pisang Setiap Hari Bisa Menyehatkan Jantung dan Menurunkan Berat Badan

Ilustrasi potongan jeruk bali atau grapefruit
Ilustrasi potongan jeruk bali atau grapefruit (Healthnation.com)

4. Jeruk bali

Jeruk bali atau grapefruit adalah buah bergizi yang sarat antioksidan, vitamin, dan mineral.

Selain menyediakan vitamin C, provitamin A, dan potasium dalam jumlah besar, kaya akan senyawa bermanfaat seperti likopen .

Likopen adalah karotenoid--sifat antikanker yang kuat.

Penelitian menunjukkan bahwa likopen dapat mengurangi efek samping negatif tertentu dari perawatan kanker, seperti kemoterapi dan radiasi.

Satu studi pada 24 orang dewasa menemukan bahwa minum 17 ons (500 ml) jus dari buah jeruk, termasuk grapefruit, meningkatkan aliran darah ke otak, membantu mengurangi otak kemo.

Ingatlah bahwa jeruk bali dapat mengganggu obat-obatan tertentu, jadi sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menambahkannya ke dalam makanan.

Ingin Irama Detak Jantung Anda Terdengar Indah, Coba Makan Jeruk Bali Demi Kesehatan Tubuh

Ilustrasi apel dikupas
Ilustrasi apel dikupas (The Healthy Archive)

5. Apel

Apel tidak hanya salah satu buah paling populer tetapi juga salah satu yang paling bergizi.

Setiap porsi kaya akan serat, kalium, dan vitamin C - yang semuanya dapat bermanfaat bagi pemulihan kanker.

Serat yang ditemukan dalam apel dapat meningkatkan keteraturan dan membuat benda bergerak melalui saluran pencernaan.

Kalium memengaruhi keseimbangan cairan Anda dan dapat membantu mencegah retensi cairan, efek samping yang umum dari beberapa jenis kemoterapi.

Terakhir, vitamin C bertindak sebagai antioksidan untuk mendukung fungsi kekebalan tubuh dan melawan pertumbuhan sel kanker.

Ingin Tubuh Singset, Coba Pakai Cuka Sari Apel Untuk Menurunkan Berat Badan dan Lemak Anda

Jus Lemon
Jus Lemon (Nutritionexp)

6. Lemon

Dikenal karena rasanya  asam dan aroma jeruk khas, lemon memberikan banyak vitamin, mineral, dan antioksidan dalam setiap sajian.

Mereka sangat tinggi vitamin C, tetapi juga mengandung beberapa kalium, zat besi, dan vitamin B6.

Penelitian menunjukkan,  ekstrak lemon dapat membantu mencegah pertumbuhan beberapa jenis sel kanker.

Studi pada hewan juga menunjukkan bahwa senyawa tertentu dalam lemon, termasuk limonene, dapat meningkatkan suasana hati Anda dan melawan stres untuk memerangi depresi dan kecemasan.

Sementara penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi temuan ini pada manusia, menikmati lemon dalam minuman dan makanan penutup favorit Anda sebagai bagian dari diet sehat  bermanfaat. (Healthline.com)

Penulis: Intan Ungaling Dian
Editor: Intan Ungaling Dian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved