Berita Video

VIDEO: Pedagang Nasi Kapau dan Lemang Akan Dipindah

Mereka akan berjualan selama 2 bulan hingga proyek pelebaran trotoar rampung.

VIDEO: Pedagang Nasi Kapau dan Lemang Akan Dipindah
Warta Kota/Rangga Baskoro
Pembongkaran JP 34 yang merupakan tempat kuliner penjual nasi kapau dan lemang, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2019). 

Kepala Suku Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (KUKMP) Jakarta Pusat, Bangun Richard menjelaskan bahwa pihaknya akan merelokasi penjual nasi kapau dan nasi lemang di tempat yang tak jauh dari lokasi awalnya.

Tempat relokasi tersebut terletak di belakang kios-kios Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat. Mereka akan berjualan selama 2 bulan hingga proyek pelebaran trotoar rampung.

"Tepat di belakang kios-kios yang lama. Di situ juga, cuma mundur ke belakang," ucap Richard ketika dikonfirmasi, Sabtu (7/9).

Lahan tersebut, sambung Richard, merupakan milik Kementerian PUPR. Ia juga mengklaim pedagang telah pindah ke tempat tersebut sejak Kamis (5/9) lalu.

"Sudah pindah kok beberapa pedagang," katanya.

Namun demikian, berdasarkan pantauan Warta Kota di lokasi, belum ada satu pun pedagang yang pindah di lahan itu. Bahkan petugas baru saja membongkar kerangka besi dan atapnya.

Bagian belakang kios yang membentang di Jalan Kramat Raya itu, juga masih dalam tahap pembongkaran. Seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya mengatakan tempat relokasi akan rampung setidaknya pekan depan.

"Paling cepat minggu depan baru jadi tempat relokasinya," kata pekerja itu.

Belum Ada Solusi Lahan Parkir

Richard menambahkan pihaknya belum mendiskusikan terkait lahan parkir bagu tempat yang sering dikunjungi oleh pejabat-pejabat yang menumpangi mobil.

Seperti diketahui, selama ini para pembeli nasi kapau dan lemang kerap memarkirkan kendaraannya di bahu jalan.

"Belum tahu," singkat Richard.

Padahal, para penjual mengeluhkan tak tersedianya lahan parkir apabila trotoar diperlebar sebanyak kurang lebih 2 meter.

"Ya kalau dilebarin trotoarnya, pembeli mau parkir di mana? Biasanya kan emang di pinggir jalan. Percuma kalau tempat bagu, tapi parkirannya enggak ada," kata Emi. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved