Ganjil Genap

Mobil Pakai Stiker tapi Tak Mengangkut Penyandang Disabilitas, Tetap Kena Tilang Ganjil-Genap

Dinas Perhubungan DKI Jakarta memfasilitasi para penyandang disabilitas agar bisa melintas tanpa terkena aturan ganjil genap di Jakarta

Mobil Pakai Stiker tapi Tak Mengangkut Penyandang Disabilitas, Tetap Kena Tilang Ganjil-Genap
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Rambu masuk kawasan ganjil genap di yang dipasang di pintu keluar jalan tol Wiyoto Wiyono, tepatnya di pintu keluar Cempaka Putih, Jakarta Pusat. 

Sistem pembatasan lalu lintas ganjil-genap di 25 ruas jalan di DKI Jakarta akan resmi mulai diberlakukan Senin (9/9).

Dinas Perhubungan DKI Jakarta memfasilitasi para penyandang disabilitas agar bisa melintas tanpa terkena aturan tersebut.

Untuk itu, kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, pihaknya telah menerbitkan stiker khusus bagi kendaraan yang membawa penyandang disabilitas.

"Untuk stiker disabilitas itu, saat ini sudah diterbitkan sebanyak 231 stiker. Kemudian dalam proses yang sudah mengajukan sebanyak 125 stiker," ucap Syafrin di Taman Budaya Dukuh Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (6/9).

Klaim Telah Pasang Banyak Rambu Ganjil Genap, Dishub: Tak Ada Alasan Kalau Tidak Tahu

Minggu Depan Perluasan Ganjil Genap Diterapkan, Pelanggar Dikenakan Sanksi Tilang

Untuk memperoleh stiker disabilitas itu, pemohon harus membuat surat ke Dinas Perhubungan DKI Jakarta dengan melengkapi persyaratan administrasi mulai dari kartu identitas seperti KTP/KIA hingga KK.

"Juga melampirkan foto ataupun kondisi yang bersangkutan serta copy STNK kendaraan yang dimohonkan," katanya.

Syafrin menambahkan, petugas akan melakukan survei kepada yang bersangkutan, apakah memiliki kendala atau hambatan dalam mengakses angkutan umum di Jakarta.

"Jika iya, maka stiker kita berikan. Tapi jika yang bersangkutan tidak memiliki kendala fisik dalam mengakses sistem angkutan umum, maka stiker tidak kita berikan," tegasnya.

Syafrin beralasan sistem angkutan umum Transjakarta saat ini sudah memberikan fasilitas terhadap kaum disabilitas untuk mengaksesnya dengan mudah. Sehingga hanya mereka yang benar-benar memiliki hambatan berhak dapat stiker itu.

                                      Ditilang

Halaman
12
Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Yupratomo DP
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved