Berita Jakarta

Anies Baswedan Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Premanisme di Tanah Abang

aksi yang dilakukan mereka merupakan sebuah tindakan pidana dan mempunyai konsekuensi hukum demi tegaknya peraturan.

Anies Baswedan Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Premanisme di Tanah Abang
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Jalan KH Mas Mansyur, sepanjang putaran balik arah Pasar Blok A Tanah Abang dan sebaliknya mengalami kemacetan, Jumat (30/8/2019). Pada hari ini, di ruas jalan tersebut bakal digelar Festival Tenabang 2019 mulai pukul 15.00-23.00 WIB. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian meringkus para pelaku aksi premanisme di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat yang sempat viral di media sosial.

“Saya berterima kasih, apresiasi kepada aparat penegak hukum yang bertindak responsif dimana para pelaku tindak pidana itu langsung ditahan, diproses dan mudah-mudahan punya efek jera,” kata Anies, Jumat (6/9/2019) malam.

Menurut Anies, aksi yang dilakukan mereka merupakan sebuah tindakan pidana dan mempunyai konsekuensi hukum demi tegaknya peraturan.

VIDEO: Viral, Pemalakan Kendaraan di Tanah Abang, Dua Orang Berhasil Ditangkap

“Semua tindakan hukum itu memiliki konsekuensi hukum. Untuk itu, bagi aparat penegak hukum mereka akan bisa langsung bertindak,” ucapnya.

“Jadi bila ada seseorang melakukan tindakan yang punya konsekuensi pidana maka aparat penegak hukum dengan leluasa menegakkan aturan,” kata Anies.

Kedepannya peristiwa semacam ini bisa menjadi pelajaran dan efek jera bagi mereka yang melakukan perbuatan melawan hukum demi tegaknya peraturan.

Empat jam Menjelang Festival Tenabang 2019, Sepanjang Jalan Menuju Pasar Tanah Abang Macet Parah

“Karena itu adalah tindak pidana, bisa diproses hukum dan pelajaran bagi semua bahwa bila anda melakukan tindak pidana, maka aparat penegak hukum tidak tinggal diam dan merespon,” ungkapnya.

Polisi menangkap enam pelaku aksi pemalakan kepada sejumlah pengendara mobil di sekitar Blok F Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat yang videonya viral di media sosial.

Aksi pemalakan tersebut ditujukan kepada pedagang yang umumnya dari luar daerah.

Mereka memakai modus sebagai pak ogah untuk berpura-pura mengatur sembari minta sejumlah uang. 

Halaman
1234
Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved