Berita Video

VIDEO: Tumpukan Sampah Kali Jambe Bekasi Mulai Dibersihkan

Pantauan Wartakota, puluhan petugas kebersihan terjun ke kali mendorong sampah hingga ke titik alat berat untuk dapat diangkut ke bantaran kali.

VIDEO: Tumpukan Sampah Kali Jambe Bekasi Mulai Dibersihkan
Warta Kota/Muhammad Azzam
Pemerintah Kabupaten Bekasi berjanji bakal melakukan pengangkutan tumpukan sampah di Kali Jambe Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, pada Jumat (6/9/2019) besok. 

Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai melakukan pembersihan tumpukan sampah di Kali Jambe, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, pada Jumat (6/9/2019).

Pembersihan dilakukan oleh petugas gabungan, dari unsur Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Kecamatan Tambun Selatan, Desa Mangunjaya dan warga setempat.

Pantauan Wartakota, puluhan petugas kebersihan terjun ke kali mendorong sampah hingga ke titik alat berat untuk dapat diangkut ke bantaran kali.

Para petugas itu mendorong sampah menggunakan bambu maupun tangan secara manual.

Camat Tambun Selatan, Imam Santoso mengatakan proses pembersihan mengerahkan 100 personil gabungan, dengan dibantu satu alat berat backhoe.

Dari UPTD Kebersihan Tambun Selatan sebanyak 40 personil, Dinas PUPR 5 personil, unsur TNI 5 personil dan unsur Kecamatan, Desa serta masyarakat 50 orang.

"Tadi kita mulai jam 8 pagi sampai sore nanti. Kita targetkan proses pembersihan hingga 4 hari kedepan," ujar Imam kepada awak media, Jumat (6/9/2019).

Adapun sampah dari Kali akan terlebih dahulu diangkut ke bantaran kali, untuk kemudian diangkut ke TPA Burangkeng.

Ada sebanyak 5 unit truk sampah dan 2 unit gerobak motor.

"Diperkirakan jumlah sampah yang diangkut bisa mencapai 50 ton untuk hari ini saja," ucap dia.

Sementara Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir, mengatakan pihaknya ikut membantu dalam proses pembersihan tumpukan sampah dengan mengerahkan satu unit alat berat.

"Jadi kami sifatnya membantu dengan alat berat untuk angkut sampah. Kita terjunkan satu alat berat beserta operatornya. Untuk yang ngangkutnya dari Dinas LH," ucap dia.

Chaidir menyebut pihaknya selalu siap jika dibutuhkan alat berat dalam proses pengangkutan sampah.

Akan tetapi untuk proses pengangkutan tetap harus dilakukan bersama.

"Kita sama-sama kerjasama antar Dinas dalam proses pengangkutan sampah. Termasuk masyarakat harus turut serta jaga kebersihan," tandasnya. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved