Trotoar untuk PKL

SIMAK 5 Kawasan Trotoar di DKI Jakarta untuk PKL Syaratnya Berukuran Lebih dari 1,5 Meter

SIMAK 5 Kawasan Trotoar di DKI Jakarta untuk PKL Syaratnya Berukuran Lebih dari 1,5 Meter

SIMAK 5 Kawasan Trotoar di DKI Jakarta untuk PKL Syaratnya Berukuran Lebih dari 1,5 Meter
Warta Kota/Dwi Rizki
Proyek revitalisasi trotoar interaktif di Jalan Kemang Selatan, Kemang, Bangka, Mampang, Jakarta Selatan pada Rabu (7/8/2019). 

Wacana untuk menjadikan trotoar sebagai tempat berjualan pedagang kaki lima (PKL) selain pejalan kaki terus disempurnakan.

Belakangan trotoar yang bisa dipakai berjualan harus berukuran lebih dari 1,5 meter.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan para PKL tidak boleh mengambil hak pejalan kaki sehingga trotoar yang bisa digunakan harus lebih dari 1,5 meter.

“Trotoar yang ideal itu kan minimal 1,5 meter. Kalau minimal itu untuk trotoar ya trotoar. PKL tidak boleh.

Tapi kalau trotoarnya 6 meter, 8 meter dan ada space, kita kan ya memanusiakan juga,” kata Hari, Jumat (6/9/2019).

Hari memastikan para PKL yang ingin berjualan dipersilakan asal mengikuti syarat dan ketentuan yang ada.

“Namun dengan catatan tempatnya yang bersih, rapi, ramah lingkungan. Jangan kotor dan jorok,” katanya.

Hingga saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta terkait desain trotoar.

Selain itu nantinya diharapkan mereka harus mampu menjaga kebersihan karena trotoar yang dibangun merupakan hak utama untuk para pejalan kaki.

“Jadi saya juga sudah sampaikan pada Dinas UMKM dan wali kota, tolong dibina loksem-loksem itu, diberikan edukasi supaya nanti berubah,” sambungnya.

Halaman
12
Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved