Lifestyle

Kenalkan, Matoa Singo: Jam Tangan Kayu Pertama Tahan Air dan Mengangkat Singa sebagai Karakter Utama

Fokus utama Matoa adalah mengedepankan unsur budaya tradisional yang terakulturasi dengan budaya urban agar selalu diterima di kalangan anak muda.

Kenalkan, Matoa Singo: Jam Tangan Kayu Pertama Tahan Air dan Mengangkat Singa sebagai Karakter Utama
Dokumentasi Matoa Singo
Jam tangan Matoa Singo berbahan kayu resmi diluncurkan ke publik di Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/9/2019). 

Sebagai market leader yang tak henti untuk terus berkembang menjadi fashion item paling dicari, Matoa hadir dengan fitur 'tahan air' sebagai mahakarya terbaru.

Berangkat dari ide-ide tim Research and Development Matoa mengenai peningkatan daya tahan kayu dan seluruh komponen penting dari seri terdahulunya, Matoa terus mengembangkan diri, baik dari segi kualitas produk maupun karakter.

"Perkenalkan Matoa Singo," kata Yori Imam Arsalya, Direktur Operasional Matoa Singo, dalam siaran pers yang diterima Warta Kota, Jumat (6/9/2019).

Jam tangan Matoa Singo berbahan kayu resmi diluncurkan ke publik di Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/9/2019).
Jam tangan Matoa Singo berbahan kayu resmi diluncurkan ke publik di Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/9/2019). (Dokumentasi Matoa Singo)

Matoa Singo merupakan jam tangan kayu tahan air pertama dengan spesifikasi teranyar dari seri terdahulu.

Matoa Singo, jelas Brilian Muttaqin yang menjadi Product Designer, dilindungi Dome Sapphire Coated K-1 Mineral Glass, yang hadir dengan dial 24 jam.

Sub Dial with AM/PM marker memberikan detail yang elegan dan terperinci untuk memudahkan pengguna untuk membaca titik jam dan penanda tanggal.

"Setiap jam tangan Matoa berangkat dari pemikiran mengenai keindahan dan keberagaman budaya di Indonesia, yang selanjutnya menjadi inspirasi bagi setiap nama produk Matoa," kata Brilian Muttaqin.

Fokus utama Matoa adalah mengedepankan unsur budaya tradisional yang terakulturasi dengan budaya urban agar selalu diterima di kalangan anak muda.

"Konsep ini lambat laun menciptakan harmoni antara keindahan kayu dan nilai-nilai lokal dengan teknologi terbarukan untuk menciptakan mahakarya terbaik," ujar Yori Imam Arsalya.

Harga Rp 1 Jutaan, Jam Tangan Pintar Amazfit GTS Tampil Elegan, Tahan Air hingga 50 Meter

Galaxy Watch Active 2, Jam Tangan Pintar Samsung dengan Pendeteksi Jantung, Spesifikasi dan Harganya

Apalagi jam tangan Matoa adalah hasil pemikiran matang dan berani untuk break the boundaries.

Satu tujuan yang menggerakkan Matoa untuk terus berinovasi adalah menciptakan kontinuitas dengan kepercayaan atas komitmen, dan orisinalitas untuk menciptakan penunjuk waktu yang menginspirasi.

"Jam tangan Matoa selalu mengutamakan presisi dan kualitas di setiap detail terkecil, pengrajin terbaik kami menghadirkan jam tangan minimalis dengan sentuhan alam dan nuansa urban untuk setiap penggunanya," ujar Creative Director Yusuf Zulkibri.

Jam tangan Matoa Singo berbahan kayu resmi diluncurkan ke publik di Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/9/2019).
Jam tangan Matoa Singo berbahan kayu resmi diluncurkan ke publik di Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/9/2019). (Dokumentasi Matoa Singo)

Matoa Singo merupakan implementasi dari konsep tersebut dan dengan bangga mengangkat Singa sebagai karakter utama yang memiliki sifat bijaksana, berani, dan gagah.

Sifat Singa itu kemudian berpadu dengan kentalnya budaya mitologi Indonesia yang sarat akan magis.

Jam tangan Matoa Singo merupakan perwujudan inspirasi yang menyeimbangkan unsur budaya dan unsur kontemporer, juga dunia materi dan dunia spirit.

Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved