Banyak Aset di Tangerang Selatan yang Terabaikan, Pendapatan Daerah Kurang

Banyak Aset di Tangerang Selatan yang Terabaikan hingga tak merangsang pendapatan daerah.

Banyak sejumlah aset di Kota Tangerang Selatan yang terabaikan hingga tak merangsang pendapatan daerah.

Hal itu diakui oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tangsel, Warman Syanudin.

Ia menjelaskan pembangunan itu bukan hanya soal kontruksi saja. Melainkan juga harus memaksimalkan potensi yang ada.

"Memang banyak beberapa aset yang terabaikan. Harusnya lebih dikembangkan dan dibenahi lagi," ujar Warman kepada Warta Kota, Jumat (6/9/2019).

Warman menyebut sebenarnya sejumlah aset wajib dikelola dengan baik oleh dinas-dinas terkait. Agar dapat menggenjot pemasukan kas daerah.

"Contohnya itu sarana olahraga seperti GOR dikelola oleh Dispora. Misalnya lagi ada berbagai taman yang dikelola oleh dinas terkait. Masing - masing dari itu harus bisa dikelola dengan baik, ucapnya.

Menurutnya seperti GOR, lapangan dan taman jika lebih dikembangkan lagi bisa menggairahkan roda perekonomian. Caranya aset tersebut dijadikan hak guna pinjam dengan sang pengelola parkir atau pun kuliner.

"Nantinya ada retribusi yang bisa dihasilkan. Dan dapat memperbesar pemasukan anggaran daerah," kata Marwan.

Marwan menerangkan masyarakat juga bisa memanfaatkan aset yang terabaikan itu dengan cara pengajuan pemanfaatan lahan.

Jadinya pemerintah setempat juga dapat memperbadayakan masyarakat dalam membangun Tangerang Selatan.

"Kan lahan milik Pemkot Tangsel juga banyak yang dimanfaatkan oleh warga. Tapi sistemnya pinjam bukan hibah.

Untuk kedepannya lagi akan kami benahi dalam pengelolaan aset ini. Misalnya dengan membuat Perwal agar aset - aset tersebut dapat berfungsi dengan baik lagi," ungkapnya. 

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved