Penataan Trotoar

Anies Terancam Sanksi Administrasi Jika Tak Laksanakan Putusan MA

Anies Baswedan akan mendapat sanksi jika tak melaksanakan putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan Pasal 25 Ayat 1 Perda No. 8 Tahun 2007.

Anies Terancam Sanksi Administrasi Jika Tak Laksanakan Putusan MA
Warta Kota/Joko Supriyanto
Ilustrasi pemanfaatan trotoar sebagai tempat usaha. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan mendapat sanksi jika tak melaksanakan putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan Pasal 25 Ayat 1 Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Pasal 25 Ayat (1) Peraturan Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum bertentangan dengan Pasal 127 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pasal 25 Ayat 1 itu tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat dan tidak berlaku umum.

Pasal 25 ayat 1 mengatur tempat usaha pedagang kaki lima.

Koalisi Pejalan Kaki Peringatkan Anies Kemungkinan Menabrak Undang-Undang

Ini Respon PSI Soal Pernyataan Anies Putusan MA Kedaluwarsa

Dengan dibatalkannya pasal itu, artinya PKL tidak boleh lagi berdagang di jalan dan trotoar.

 "Jika mengacu ke Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan maka sanksinya administratif," kata Pengamat Hukum Tata Negara, Hifdzil Alim seperti dikutip dari Kompas.com, Jumat (6/9/2019). 

Sanksi itu tidak berbentuk pidana tetapi hanya berupa teguran atau peringatan. Tidak ada sanksi pidana.

Namun, Anies akan dinilai melawan hukum karena tak melaksanakan putusan MA.

"Jika gubernur tidak melaksanakan putusan pengadilan maka berpotensi dinilai melawan putusan pengadilan," ujarnya.

Anies Baswedan Bilang Semua Trotoar Bisa Dipakai PKL, Koalisi Pejalan Kaki: Mau Pakai Aturan Mana?

Anies Baswedan Bilang Semua Trotoar di Indonesia Bisa Dipakai untuk Berjualan

Argumentasi Anies 

Halaman
12
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved