Kualifikasi Piala Dunia

Ada 4 Versi Penyebab Kekalahan Memalukan Timnas Indonesia Atas Malaysia 2-3, Nomor 3 Paling Menohok

Sekurangnya ada empat versi penyebab kekalahan menyakitkan Timnas Indonesia atas Malaysia 2-3, dimana salah satunya sangat menohok.

MUHAMMAD ROBBANI/BOLASPORT.COM
Bus yang mengangkut suporter timnas Malaysia keluar dari SUGBK pada Jumat (6/9/2019) pukul 00.05 WIB. 

Timnas Indonesia dipermalukan Malaysia dengan kekalahan 2-3 di hadapan ribuan suporter pada laga perdana Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/9/2019)

Setelah sempat unggul 2-1 hingga babak pertama berakhir, skuad Garuda melorot permainannya pada babak kedua hingga kecolong pada menit-menit terakhir hingga akhirnya kalah.

Berikut sejumlah faktor penyebab kekalahan timnas Indonesia yang dikumpulkan dari beberapa versi:

1. Versi Pelatih Timnas Simon McMenemy

Pelatih Timnas Indonesia Simon McMenemy mengungkapkan, penyebab kekalahan skuad Garuda karena ara pemain timnas Indonesia kelelahan ketika menghadapi tekanan dari Malaysia pada ujung pertandingan.

Timnas Indonesia sejatinya mampu unggul terlebih dahulu lewat Alberto Goncalves pada menit ke-12.

pelatih asal Skotlandia, Simon McMenemy, di Kantor PSSI, Jakarta, Kamis (31/1/2019).
pelatih asal Skotlandia, Simon McMenemy, di Kantor PSSI, Jakarta, Kamis (31/1/2019). ((KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO))

Timnas Malaysia baru berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Mohamadou Sumareh pada menit ke-36.

Selang tiga menit kemudian, timnas Indonesia mampu unggul kembali lewat aksi Alberto Goncalves.

Malaysia mencoba tampil menyerang pada babak kedua dan berhasil mencetak gol penyama kedudukan lewat tandukan Muhammad Syafiq pada menit ke-66.

Satu menit jelang berakhirnya pertandingan, anak-anak asuh Than Cheng Hoe berhasil menjebol gawang timnas Indonesia yang dikawal Andritany Ardhiyasa lewat Mohamadou Sumareh.

Simon McMenemy sangat kecewa dengan kekalahan yang diterima timnas Indonesia di depan puluhan ribu suporternya.

"Tentu susah untuk kami terima kekalahan ini. Kami tidak bisa pura-pura karena ini menyakitkan," kata Simon McMenemy.

"Pada babak pertama, anak-anak bermain cukup bagus sesuai plan, ada tekanan juga tapi mereka berhasil memanfaatkannya. Tetapi pada 20 menit ingin berakhirnya pertandingan, pemain kami kelelahan."

"Lima menit ingin berakhirnya pertandingan kami mencoba bertahan, tetapi sulit karena Malaysia berhasil memanfaatkan umpan silang yang berhasil mencetak gol," ucap Simon.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved