Berita Video

VIDEO: Proses Pengalihan Lahan Pinjam Pakai Berlarut-larut di MAN Insan Cendikia Serpong

Kemudian sekolah itu dilakukan serah terima oleh Kementerian Agama. Dibangun lah MAN Insan Cendikia ini pada tahun 1996.

VIDEO: Proses Pengalihan Lahan Pinjam Pakai Berlarut-larut di MAN Insan Cendikia Serpong
Antara
ilustrasi: UN Berbasis Komputer Ujian Nasional Madrasah Aliyah di MAN Insan Cendekia Serpong, Banten 

Pembenahan aset daerah Pemerintahan Kota Tangerang Selatan selama 10 tahun terakhir ini dinilai kurang berjalan dengan baik. Banyak penyerahan aset yang terkatung - katung dan tidak transparan. 

Seperti yang terjadi di MAN Insan Cendikia Serpong, Tangsel ini. Di sekolah itu proses pengalihan lahan pinjam pakai sampai berlarut - larut belum rampung.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala MAN Insan Cendikia Serpong, Persahini. Ibu yang akrab disapa Peni ini menjelaskan mengenai latar belakang permasalahan tersebut. 

"Dulu ini tanahnya milik Pemkab Tangerang sebelum terjadi pemekaran wilayah menjadi Kota Tangerang Selatan. Lahan ini dibangun untuk proses pendidikan sekolah swasta," ujar Peni saat dijumpai Warta Kota di MAN Insan Cendikia Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (5/9/2019).

Kemudian sekolah itu dilakukan serah terima oleh Kementerian Agama. Dibangun lah MAN Insan Cendikia ini pada tahun 1996.

"Kalau bangunannya kan milik Kementerian Agama, tapi lahannya punya Pemkot Tangsel sekarang. Luas tanahnya 5,7 hektar," ucapnya.

Menurutnya, aset lahan tersebut sesuai aturan negara harus dihibahkan ke pihak sekolah itu. Namun seiring berjalannya waktu proses pembenahan aset tersebut terasa sulit.

"Memang karena awalnya ketidak pahaman kami soal ini. Bingung prosedurnya soal proses hibah itu. Enggak tahu harus kemana," kata Peni.

Peni mengaku telah bertemu dengan Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany terkait persoalan ini. Dirinya menyebut bahwa Wali Kota memang sudah menjanjikan untuk menghibahkan aset tersebut kepada pihaknya. 

"Ini lahan kan hak guna pakai. Tapi sudah lebih dari 4 tahun proses hibah soal aset ini belum beres juga. Kendalanya tidak ada transparansi prosedur dari pihak Pemkot Tangselnya. Saya juga sampai sekarang belum tahu sudah sampai mana prosesnya," ungkapnya. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved