Berita Video

VIDEO: Aulia Kesuma Tampak Tenang Jalani Rekonstruksi Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya

Ketiga tersangka yakni Aulia Kesuma (45) istri korban Edi, serta dua orang eksekutor yang membantunya yakni AG dan SG hadir dan tiba di halaman rumah

VIDEO: Aulia Kesuma Tampak Tenang Jalani Rekonstruksi Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya
TRIBUNNEWS/FAHDI FAHLEVI
Aulia Kesuma, tersangka pembunuh suaminya, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan anak tirinya, M Adi Pradana alias Dana, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (3/9/2019). 

"Ya, siang ini kita lakukan rekonstruksi kasus pembunuhan ini. Mulai dari perencanaan pembunuhan di Apartemen Kalibata dan di lokasi pembunuhan di Lebak Bulus," kata Argo, Kamis.

Rekonstruksi kata dia dilakukan untuk lebih memastikan kronoligis peristiwa pembunuhan dan peran para tersangka dalam kasus ini.

Karenanya kata dia tiga dari empat tersangka yang ditahan polisi, akan turut dihadirkan dalam rekonstruksi ini. "Dihadirkan tersangkanya," kata Argo.

Sementara satu tersangka lainnya yakni Kelvin masih menjalani perawatan di RS Polri, Kramat Jati, akibat luka bakar yang dialami saat membakar mobil berisi dua jenasah korban di Sukabumi.

Sebelumnya Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Suyudi Ario Seto menjelaskan bahwa jenasah dua korban pembunuhan yakni ayah dan anak, Pupung dan Dana, diketahui dua sempat diinapkan di garasi rumah di Lebak Bulus dengan digelatakkan di samping mobil yang terparkir.

Jenasah keduanya dihabisi empat tersangka yakni Aulia Kesuma (45) isteri muda Edi, Kelvin, keponakan Aulia serta SG dan AG, warga asal Lampung yang direkrut Aulia, pada Jumat (23/8/2019) malam di rumah korban di Jalan Lebak Bulus 1, Kav 129, Blok U Nomor 15, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Kemudian mereka berupaya membakar rumah dan diharapkan terjadi Sabtu (24/8/2019) malam. "Namun upaya gagal karena api hanya membakar lantai dua rumah," kata Suyudi di Mapolda Metro Jaya, Senin (2/9/2019).

Bahkan petugas Damkar Jaksel cepat datang dan memadamkan api. Sehingga api hanya membakar sedikit bagian rumah di lantai dua, sementara jenasah kedua korban digeletakkan di garasi di samping mobil.

"Petugas pemadam hanya fokus memadamkan api di lantai dua, dan tak mengetahui ada jenasah di garasi," katanya.

Jenasah kedua korban katanya baru dibawa pelaku ke Sukabumi pada Minggu (25/9/2019).

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved