Pembunuhan

Sugeng Meludahi Obat Nyamuk Bakar agar Padam di Rumah Korban Pembunuhan Ayah dan Anak di Lebak Bulus

SG sengaja mematikan obat nyamuk yang dibakar dengan diludahi di dua rangkaian, yakni yang diletakkan di garasi dan di kamar Edi.

Sugeng Meludahi Obat Nyamuk Bakar agar Padam di Rumah Korban Pembunuhan Ayah dan Anak di Lebak Bulus
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Rekonstruksi dilaksanakan di rumah korban pembunuhan di Lebak Bulus yang menjadi lokasi pembunuhan ayah dan anak, sugeng alias SG bersama AG dan Kelvin naik mobil Calya usai membunuh dua korban. 

Satu dari dua orang eksekutor yang membantu Aulia Kesuma (45) membunuh suami dan anak tirinya Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), dan M Adi Pradana alias Dana (23), yakni Sugeng alias SG, tenyata sempat tak tega saat mereka hendak membakar rumah korban dengan rangkaian komponen obat nyamuk.

Saat itu kedua korban sudah tewas dibekap oleh keempat tersangka yakni Aulia dan anaknya Kelvin yang dibantu AG dan SG.

Mereka kemudian meletakkan kedua jenasah korban di samping mobil di garasi rumah. Lalu AG dan SG membuat tiga komponen rangkaian obat nyamuk dengan korek dan handuk yang dibubuhi bensin, untuk memicu kebakaran.

Direncanakan kebakaran akan terjadi 12 jam kemudian atau Sabtu (24/8/2019) malam.

Tiga komponen rangkaian pemicu kebakaran itu satu rangkaian diletakkan di garasi di dekat jenasah, satu rangkaian di kamar Dana di lantai dua, dan satu rangkaian di kamar Edi.

Dalam rekonstruksi di rumah korban di Jalan Lebak Bulus 1, Kav 129, Blok U Nomor 15, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, terungkap bahwa SG mematikan obat nyamuk yang dibakar dengan diludahi di dua rangkaian, yakni yang diletakkan di garasi dan di kamar Edi.

"Saya matikan dengan ludah karena tak tega," kata Sugeng dalam rekonstruksi, Kamis malam.

Ia merasa, dirinya sangat kejam membunuh kedua korban dengan dibekap, sehingga tak mau membakar kedua korban.

"Jadi, hanya yang di kamar di lantai atas yang dibiarkan menyala obat nyamuknya, ya" kata petugas disambut jawaban iya dari Sugeng.

Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi mengatakan merek berencana membakar rumah, sehingga nantinya seolah-olah kedua korban meninggal karena rumah terbakar.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved