Seluruh Nota Pembelaan Prada DP Ditolak, Penjara Seumur Hidup di Depan Mata, Ibu Fera Sempat Ngamuk

"Lama sekali, harusnya lebih cepat. Semakin cepat semakin bagus. Putus saja cepat, kasih hukuman mati,

Seluruh Nota Pembelaan Prada DP Ditolak, Penjara Seumur Hidup di Depan Mata, Ibu Fera Sempat Ngamuk
KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA
Prada DP saat digiring ke Mobil tahanan usai menjalani sidang di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (5/9/2019). 

Seluruh nota pembelaan atau pleidoi yang disampaikan Prada DP ditolak oleh Oditur lantaran kasus pembunuhan yang dilakukan terhadap Fera Oktaria (21) dinilai sudah direncanakan secara matang.

Oditur atau jaksa militer menyebutkan, pembunuhan itu dilakukan atas dasar kecemburuan Prada DP kepada korban Fera Oktaria yang disebut telah memiliki pria idaman lain.

Hal tersebut terbukti dari keterangan saksi Sherly dalam persidangan sebelumnya.

Sherli Melita, kekasih Prada DP, saat bersaksi di persidangan
Sherli Melita, kekasih Prada DP, saat bersaksi di persidangan (ABRIANSYAH LIBERTO/TRIBUNSUMSEL.COM)

Kepada Sherly, Prada DP mengaku telah putus dengan Fera karena orangtuanya tidak setuju lantaran korban jarang mau datang ke rumahnya.

Sementara Prada DP selalu membelikan makanan dan ponsel kepada Fera.

Selama pacaran sejak SMA, menurut Oditur, terdakwa mengaku telah empat kali membelikan ponsel kepada korban.

Prada DP Kembali Menangis, Kali Ini Saat Bacakan Pembelaan, Pengakuan Vera Hamil Bikin Emosi

Sakit Hati Sering Ditolak Vera Oktaria, Prada DP: Daripada Dimiliki Orang Lain Mending Saya Bunuh

17 Poin Pertimbangan Tuntutan Hukuman Seumur Hidup Prada DP, Ibu Vera Kecewa: Mestinya Hukuman Mati

"Lalu, pada awal April 2019 korban tak menghadiri pelantikan terdakwa sebagai anggota TNI karena korban sedang training di tempat kerja. Itu membuat terdakwa kecewa," kata oditur Mayor CHK D Butar Butar saat membacakan tanggapan atas pleidoi Prada DP di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (5/9/2019).

Setelah selesai pendidikan, menurut oditur, terdakwa sempat datang ke rumah korban untuk mengajaknya makan di luar.

Namun, ajakan itu ditolak oleh Fera. Kemudian, Prada DP kembali datang ke rumah korban dengan membawa ponsel Android untuk diberikan kepada Fera.

Prada DP memperagakan cara mencekik Fera Oktaria (21) kekasihnya sendiri ia telah ia bunuh saat di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (15/8/2019)
Prada DP memperagakan cara mencekik Fera Oktaria (21) kekasihnya sendiri ia telah ia bunuh saat di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (15/8/2019) (KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)

Tujuannya, agar mereka bisa komunikasi melalui video call saat terdakwa sedang berada di lokasi pendidikan kejuruan.

Halaman
1234
Editor: Wito Karyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved