Peristiwa

Sebuah Hotel yang menjadi Tempat Hiburan Malam di DKI Jakarta Diduga Jadi Sarang Narkoba

Dia berkumpul di Kamar 301 Hotel Olympic dengan maksud untuk mencoba narkoba baru, sebelum akhirnya didistribusikan.

Sebuah Hotel yang menjadi Tempat Hiburan Malam di DKI Jakarta Diduga Jadi Sarang Narkoba
Warta Kota/Dwi Rizki
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta, Tagam Sinaga memamerkan narkoba hasil pengungkapan kasus narkoba jaringan Hotel Olympic di kantor BNNP DKI Jakarta, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Kamis (5/9/2019). 

Kerawanan narkoba di wilayah Ibu Kota, khususnya di kawasan Tempat Hiburan Malam (THM) masih sangat mengkhawatirkan.

Pasalnya, ribuan butir ekstasi kembali diamankan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta dari jaringan narkoba Hotel Olympic.

Suksesnya pengungkapan peredaran narkoba jaringan Hotel Olympic itu diungkapkan Kepala BNNP DKI Jakarta, Tagam Sinaga bermula dari informasi adanya transaksi narkoba jenis ekstasi berjumlah besar di Hotel Olympic, Jalan Mangga Besar 7 Nomor 63 RT 06/02 Tangki, Taman Sari, Jakarta Barat pada Senin (2/9/2019) pukul 23.40 WIB.

Dalam informasi, terdapat tiga orang tersangka yang merupakan petugas keamanan Hotel Olympic, antara lain DRW alias SN (46), MSN (45) dan NDL alias ADL (40).

BJ Habibie Ungkap Air Matanya Tumpah Saat Terakhir Kali Dia Berbicara dengan Presiden Soeharto

Ketiganya berkumpul di Kamar 301 Hotel Olympic dengan maksud untuk mencoba narkoba baru, sebelum akhirnya didistribusikan ke THM Hotel Olympic dan Hotel Grand Paragon.

Berbekal informasi tersebut pihaknya kemudian melakukan penggerebekan dan menemukan adanya tujuh orang pelaku, antara lain tiga orang target operasi, yakni DRW alias SN, MSN, dan NDL alias ADL serta empat orang yang diduga oknum anggota TNI.

"Jaringan ini sudah diikuti lama dan dimonitor kurang lebih selama tiga bulan, pada hari Senin tanggal 2 September 2019 sekira pukul 20.00 WIB diketahui tiga tersangka sudah berada di dalam satu Kamar Nomor 301 berikut barang bukti narkoba," jelas Tagam di kantor BNNP DKI Jakarta, Setiabudi.

Gadis Jerman 19 Tahun Dinodai 2 Pria Israel Cuma Berselang Pekan Gadis Inggris Digilir Pria Israel

Usai memborgol seluruh tersangka, pihaknya kemudian melakukan penggeledahan mulai dari pakaian, tas hingga seisi kamar Hotel Olympic.

Dalam penggeledahan, pihaknya berhasil menemukan sebanyak 2274 butirnarkotika jenis ekstasi bentuk minion warna hijau muda.

Selain itu, pihaknya turut mengamankan satu pucuk pistol air soft gun Merk Colt Defender series 90 warna hitam berisi tiga butir peluru gotri milik DRW alias SN serta sejumlah ponsel milik seluruh tersangka.

"Barang bukti dibawa ke kantor BNNP DKI Jakarta guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut."

"Untuk selanjutnya Kabid Pemberantasan BNNP DKI Jakarta berkoordinasi dengan Garnisun Tetap 1 Jakarta untuk menyerahkan empat orang yang diduga oknum anggota TNI," ungkapnya.

Video Fahri Hamzah Ungkap KPK Lembaga Hiburan Bukan Pemberantas Korupsi dan UU KPK Pun Disetujui DPR

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, seluruh tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Pasal tersebut menegaskan ancaman pidana bagi setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk menjual, membeli, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan atau menerima Narkotika Golongan I bukan tanaman lebih dari lima gram, atau memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika Golongan I bukan tanaman lebih dari lima gram, atau percobaan atau pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika.

Atas hal tersebut, para tersangka diancam dengan hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda maksimal sebesar Rp 10 miliar ditambah 1/3 denda maksimal.

Ada Manusia Bersembunyi di Bagasi Tambahan Atap Mobil Membuat Pemiliknya Kaget oleh Ulah Remaja Itu

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved