LPP Kelas II A Tangerang Musnahkan Puluhan Telepon Seluler Hasil Razia Dari Warga Binaan

Pemusnahan ini sebagai komitmen untuk menjadi Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani

LPP Kelas II A Tangerang Musnahkan Puluhan Telepon Seluler Hasil Razia Dari Warga Binaan
warta kota/nur ichsan
Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Tangerang, memusnahkan puluhan telepon seluler berikut perangkat power bank, hasil razia dari para warga binaan pemasyarakatan (WBP), Kamis (5/9/2019). 

WARTA KOTA, TANGERANG  -------  Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas II A Tangerang, memusnahkan puluhan telepon seluler berikut perangkat power bank, hasil razia dari para warga binaan pemasyarakatan (WBP), Kamis (5/9/2019).

Pemusnahan barang bukti sitaan dari warga binaan ini sebagai komitmen untuk menjadi Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Kakanwil Kemenkumham Banten Imam Sujudi yang hadir dan turut serta melakukan pemusnahan mengatakan bahwa kegiatan tersebut diadakan untuk menegakan disiplin kepada para WBP serta sebagai komitmen dalam mewujudkan Zero Halinar (Hp, Pungli dan Narkoba).

"Saya sangat mengapresiasi jajaran di sini yang dengan konsisten menegakan disiplin dalam rangka mencegah masuknya berbagai barang terlarang masuk ke lapas", kata Imam.

Hal senada dikemukakan oleh Slamet Prihantara, Kadiv Pas kanwil Kemenkumham Banten, bahwa ke depan pihaknya akan melakukan tindakan tegas kepada para WBP yang kedapatan  menyelundupkan telepon genggam atau  barang terlarang lainnya.

"Kegiatan razia ini merupakan agenda rutin yang kami gelar terhadap warga binaan, bagi yang kedapatan melakukan pelanggaran tersebut, tentunya akan mendapatkan sanksi mulai dari pengurungan hingga penghapusan hak remisi", ujarnya.

Menurut Kepala LPP Klas II A Tangerang Herlin Candrawati, barang bukti yang mereka sita dari warga binaan ini merupakan hasil razia yang mereka gelar selama empat bulan.

"Sebetulnya ini merupakan kegiatan rutin yang kami lakukan seminggu tiga kali. Dan ini merupakan wujud nyata aksi zero Halinar. Untuk komunikasi para WBP sudah kami fasilitasi wartel sebagai media komunikasi yang legal, " Pungkasnya.

Seluruh barang bukti hasil razia tersebut kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar dan disaksikan langsung oleh para warga binaan sebagai pembelajaran agar mereka tidak mengulanginya lagi.

Penulis: Nur Ichsan
Editor: M Nur Ichsan Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved